Untuk memperkuat jejaring inovasi global, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyelenggarakan Tangerang Selatan Global Innovation Forum (TGIF) 2016 yang akan berlangsung dari 20 hingga 23 September 2016.
Kemenristekdikti menyelenggarakan forum tersebut bekerja sama dengan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), World Technopolis Association (WTA) dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Menristekdikti Mohamad Nasir, menyampaikan tujuan utama penyelenggaraan TGIF 2016, adalah untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi global melalui promosi budaya inovasi, wirausaha berbasis teknologi, serta alih teknologi dan ilmu pengetahuan.
“Selain itu, forum ini juga merupakan wadah bertukar pendapat dan memperluas jejaring para profesional penelitan dan perekeyasa, pembuat kebijakan dalam ilmu pengetahuan dan inovasi, para pelaku di dunia industri teknologi industri, serta komunitas masyarakat dari seluruh dunia,” ujar Nasir dalam paparannya di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Senin 19 September 2016.
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan, TGIF 2016 diadakan di Tangerang Selatan, karena telah ditunjuk sebagai tuan rumah WTA. Tangerang Selatan merupakan salah satu anggota WTA yang tergabung sejak 2014.
Airin menuturkan, dalam forum tersebut, Tangerang Selatan akan memperlihatkan berbagai macam bunga anggrek yang menjadi andalan kota yang ia pimpin.
“Salah satu (unggulan Tangsel) adalah anggrek, dan kita sudah kembangkan dengan BPPT,” katanya.
TGIF 2016 merupakan tindak lanjut kerja sama antara UNESCO, WTA dan Kemenristekdikti sejak 2007. Awalnya kerja sama fokus pada bantuan teknis pengembangan Science Techno Park (STP), yakni Puspiptek Serpong sebagai salah satu proyek percontohan.
Nah, sejak saat itu, kemitraan diperluas dengan melibatkan kerja sama antara kota dan dunia usaha seperti kemitraan antara kota Tangerang Selatan dan Kota Daejoen di Korea Selatan.
Forum dan seminar TGIF akan dihadiri oleh kurang lebih seribu peserta dari 47 negara anggota WTA, industri, akademisi atau rektor dan praktisi bisnis teknologi tinggi dari berbagai negara lain.
Acara juga dimeriahkan dengan pameran inovasi. Untuk menyambut TGIF 2016, warga Tangerang Selatan ikut memeriahkan dengan memerkan hasil UKM warga. (jjs)
Internasional6 hari agoCloudMile Borong Empat Penghargaan di Google Cloud Next 2026, Perkuat Ekspansi AI dan Cloud di Indonesia
Pemerintahan6 hari agoWali Kota Benyamin Davnie Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangsel
Bisnis6 hari agoKolaborasi WINGS for UNICEF–Hers Protex Gelar Edukasi Menstruasi Remaja Putri di Sekolah
Nasional6 hari agoKementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Pemerintahan6 hari agoGebyar Lansia Tangsel: Benyamin Davnie Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif
Pemerintahan6 hari agoPemilih Pemula Diproyeksikan Dominasi Pemilu 2029, Pemkot dan KPU Tangsel Perkuat Demokrasi Lewat Sekolah Jawara
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta














