Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) temukan pemilih yang memenuhi syarat namun tidak masuk ke dalam DPT sebanyak 1.158 nama. Jumlah ini diambil dari tujuh kecamatan di Kota Tangsel.
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan, Muhamad Acep menjelaskan tidak terdaftar nama-nama tersebut bisa mengkhawatirka pemilih. Yang mana tidak bisa memiliki hak pilihnya dalam Pilkada 2020 ini.
“Khawatirnya, nanti mereka yang tidak terdaftar tidak mendapatkan hak suara,” kata Acep dalam wawancaranya yang dilakukan di Kantor Sekretariat Bawaslu, Serpong.
Dia memaparkan setiap kecamatan memiliki jumlah yang berbeda. Pertama di Ciputat, Bawaslu menemukan 205 pemilih yang tidak masuk dalam DPT. Sementara di Ciputat Timur terdapat 142 pemilih.
“Di Pamulang ada 169, kemudian di Serpong 137, serut dan Setu 144 dan 58. Terakhir yang paling banyak ada di Pondok Aren sebanyak 303 pemilih,” ujar Acep.
Dengan ditemukannya hal ini Bawaslu mengirimkan surat kepada KPU untuk bisa dimasukkan ke dalam DPT. Dalam rangka menjaga hak pilih masyarakat. Mengingat jumlahnya masih banyak.
“Kami khawatir jika tidak disampaikan mereka tidak mendapatkan surat suara. Pada saat datang ke TPS terdekat. Ini dilakukan untuk menjaga hak pilih mereka,” ujar Acep. (red)
Bisnis4 hari agoBRI Life Gelar “The Board’s Charity Engagement”
Bisnis5 hari agoManfaat Utama Promo Ramadhan di Blibli
Bisnis6 hari agoInterSystems Sabet Empat Penghargaan Global Best in KLAS 2026 untuk Asia, Oseania, dan Eropa
Hukum4 hari agoLewat Apel Siaga Kamtibmas, Polres Tangsel Gaungkan “Jaga Warga – Jaga Tangsel”
Nasional4 hari agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan 1447 H Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
Pemerintahan4 hari agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Davnie Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
Hukum4 hari agoPolres Tangsel Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Etomidate












