Nasional
Terima Menteri Transformasi Digital Jepang, Menhan Prabowo Subianto Bahas Langkah Keberlanjutan Kerja Sama RI-Jepang

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Transformasi Digital Jepang H.E Taro Kono di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Jumat (2/9).
Pertemuan dengan Menteri Taro berlangsung hangat di ruang kerja Prabowo, keduanya membahas upaya meningkatkan serta memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Jepang, terutama terkait bidang pertahanan.
“Semoga ke depan, ada inisiatif dan langkah baru untuk keberlanjutan kerja sama Indonesia-Jepang yang saling menguntungkan,” kata Menhan Prabowo.
Menhan Prabowo pun menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan Menteri Taro sebagai Menteri Transformasi Digital yang baru serta memberikan apresiasi kepada delegasi Jepang yang telah berperan aktif dalam membangun hubungan bilateral kedua negara.
Sebelum menjabat sebagai Menteri Transformasi Digital, Menteri Taro pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada tahun 2020 di bawah Kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe.
Menhan Prabowo berharap dengan penugasan Menteri Taro yang baru ini dapat membawa perubahan besar bagi rakyat Jepang dan membawa kemajuan pada kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Jepang.
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Sport2 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Kabupaten Tangerang2 minggu agoPersita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoLaga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC
Pemerintahan2 minggu agoDLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan


































