Pemerintahan
Tidak Ada Koordinasi,Tangsel Tolak APTB
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menolak beroperasinya Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) untuk jalur Ciputat-Kota yang diluncurkan oleh Pemprov DKI Jakarta karena tidak adanya koordinasi.
Penolakan tersebut didasari karena kondisi jalan yang tidak memadai dan akan memperparah kemacetan.
Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kota Tangsel, Wijaya Kusuma melalui telepon genggamnya. Dia menyatakan masuknya armada APTB malah memperburuk keadaan dan menambah kemacetan.
“Tanpa adanya koordinasi dari DKI ke pihak kami, APTB sudah diluncurkan dan melintas memasuki wilayah Ciputat. Jelas kami menolak, hal itu bukan solusi tepat untuk mengatasi kemacetan saat ini,” kata Wijaya Kusuma, Senin (15/10).
Selain itu, Pemprov DKI dan Bianglala Metropolitan pun tidak melibatkan Pemkot Tangsel dalam melakukan kajian teknis pengoperasian APTB yang lintasannya dan pool berada di wilayah Ciputat.
“Atas alasan ini kami menolak pengoperasian APTB,” katanya.
Wijaya meminta, Pemprov DKI Jakarta dan Bianglala Metropolitan untuk melakukan kajian lapangan kembali dan melibatkan semua pihak terhadap pengoperasian APTB, Pemprov DKI pun harus melampirkan surat keterangan kepada Pemkot Tangsel mengenai pengoperasian APTB karena hingga kini belum tersedia fasilitas pendukung.
Pada hari Kamis (4/10), Pemprov DKI Jakarta mulai mengoperasikan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) untuk rute terminal kota-Jalan Lada-Stasiun Kota-Jembatan Batu-Mangga Dua Raya-Berputar-mangga dua raya-hayam wuruk-Ir H Juanda-Medan Merdeka Barat-MH Thamrin-Sudirman-Sisingamangaraja-Panglima Polim-Radio Dalam-Metro Pondok Indah-Lebak Bulus-Pasar Jumat-Ciputat.
Dalam tahap awal, akan ada empat bus yang beroperasi dari total 15 bus dengan jadwal kedatangan 10 menit sekali di setiap halte. Daya tampung setiap bus yakni 85 orang dengan 35 penumpang duduk dan 50 penumpang berdiri. Sedangkan tarifnya yakni Rp 9.500 per penumpang dengan rincian tarif angkutan perbatasan Rp 6.000 per penumpang dan tarif bus Transjakarta Rp 3.500 per orang. [rmol]
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan




















