Nasional
Tim Prabowo-Sandi Masuk Solo, Kubu Jokowi-Amin Tak Perlu Tambah Posko

Kabartangsel.com, SOLO – Menanggapi pemindahan kantor Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi yang akan segera dipindahkan ke Kota Bengawan, Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Aria Bima memastikan bahwa kubu Jokowi-Amin pastikan tak bakal tambah posko pemenangan.
Dalam jumpa pers bersama sejumlah awak media, pria berambut putih ini mengatakan tak menyusun stategi khusus untuk melawan optimisme kubu Prabowo-Sandi yang berencana memindahkan pusat kampanye nasional di kota Solo. Mengingat Jawa Tengah hingga saat ini masih dominan merah.
“PDIP Jawa Tengah masih jadi kandang merah. Branding partai rakyat sejati dan partai rakyat wong cilik,” ujarnya di Resto Ramayana, kemarin (23/12).
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Mengingat adanya pola dukungan yang permanen dari tokoh-tokoh di Soloraya. Seperti Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Bupati Sukoharjo Wardoyo dan Bupati Boyolali Seno Samodro. Ditambah lagi kondisi sosiologis dan historis dari Jateng yang selama ini dominan nasionalis.
“Jateng ini tidak mungkin bergeser kekuatan politiknya, baik legislatif maupun pilpres. Apalagi untuk pilpres kolaborasi dengan partai lain bisa menjadi tambahan dukungan. Saat ini kan kami berkolaborasi dengan sabuk kuning (Golkar) dan sabuk hijau (PKB dan PPP),” beber Arya Bima.
Berdasarkan data yang dimiliki PDIP, tingkat ketidaksukaan pada Jokowi di Jawa Tengah paling rendah. Ditambah lagi untuk indikator tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan Jokowi, di wilayah Jawa Tengah selama ini berkisar di angka 78-80 persen.
“Mungkin ini juga yang membuat lawan politik menjadi responsif dan atraktif dengan memindahkan posko pemenangan di Jawa Tengah,” sindir dia.
Seakan tak gentar dengan strategi politik Prabowo-Sandi, dia memastikan bahwa upaya pemindahan kantor kubu sebelah justru menguntungkan kubu Jokowi-Amin. Bahkan tidak perlu ada upaya lebih untuk mempersolid tim di bawah untuk bekerja.
“Keputusan ini memperkecil biaya kami untuk mencambuk banteng agar bekerja. Konsolidasi langsung dilakukan tanpa upaya maksimal sebab kader dibawah sudah lebih bersemangat,” ujarnya.
Secara garis besar di dalam kubu TKN Jokowi-Ma’ruf tidak ada evaluasi. Dengan dukungan PKB dan PPP yang saat ini masuk pada kubu Jokowi-Ma’ruf, tim menjadi semakin solid.
“Dan ini benar-benar dilaksanakan masing-masing komunitas Nahdliyyin. Sebab hampir semua dukungan kyai-kyai masuk ke kami,” tegas Arya Bima. (rs/ves/per/JPR/JPC)
Serba-Serbi5 hari agoTeks Sumpah Pemuda
Nasional6 hari agoHery Haryanto Azumi Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Serukan Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia
Banten6 hari agoM Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten
Serba-Serbi5 hari agoPrakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Setu Berpotensi Hujan Sedang
Banten5 hari agoAmal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026
Pemerintahan5 hari agoporprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026
Lifestyle5 hari agoKandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga













































