Nasional
Tol Hanya untuk Kepentingan Pengusaha, Jalan Negara Diabaikan

Kabartangsel.com, JAKARTA – Kampanye pembangunan jalan tol yang sering digaungkan oleh tim kemenangan nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin perlu dipahami lebih dalam. Pasalnya, pembangunan jalan t yang begitu masif ini tak lepas dari kepentingan kelompok tertentu.
Dari kepentingan itu, Pemerintah mengabaikan pemeliharaan jalan alteri atau jalan negara. Menurut pakar masalah infrastruktur, Bambang Susanto Priyohadi, pembangunan jalan tol sekarang hanya untuk memenuhi kebutuhan tertentu dan pada jenis usaha tertentu pula.
“Jalan tol ini hanya memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu pada jenis usaha tertentu, jalan to itu di bangun dalam pembangunan untuk pelayanan perkotaan oleh para pengusaha-pengusaha besar yang sekarang sedang berusaha di situ, diantaranya adalah pembangunan meykarta. Kalau ga ada itu, ga bakal ada pembuatan jalan tol itu,” kata Bambang dalam diskusi ‘Pembangunan Infrastruktur Untuk dinikmati siapa?, di Jalan Brawijaya, Jakarta, Rabu (30/1).
Dikatakan Bambang, sistem jalan tol yang sekarang digembor-gemborkan oleh Pemerintah tidak melalui perencanaan yang terintegrasi dengan jalan-jalan lain. Artinya, pergerakan ini mulai perwilayah, baik jalan lokal hingga jalan arteria atau jalan utama.
“Sitem jalan tol ini tak pernah dilakukan dengan perencanaan yang terintegrasi dengan jalan-jalan lainnya. Harusnya pergerakan itu mulai dari wilayah, jalan lokal, arteri dan arteri ini adalah jalan utama bukan jalan tol,” jelasnya.
“Undang-undang mengatakan, jalan tol adalah jalan alternatif, jadi bahwa yang paling penting bukan jalan tol, tetapi jalan negara yang sering kita sebut. Jalan negara ini menjadi sangat kesepian, jalan negara ini yang pada waktu bapak SBY pernah melakukan pembangunan bisa mencapai lebih dari 90%, itu dalam kondisi mantap,” tambahnya.
Atas dasar itu, Pemerintah lebih mengutamakan lembangunan jalan tol yang lebih menguntungkan kelompok tertentu, hingga oemeliharaan jalan negara terabaikan.
“Sekarang ini lebih dipentingkan pembangunan jalan tol dibandingkan dengan pemeliharaan jalan alteri, ini adalah kondisi yang ada sekarang,” tutupnya. (RGR/Fajar)
Pemerintahan1 minggu agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif1 minggu ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia Piala AFF 2026
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda

























