Hukum
Trauma Jadi Alasan Seorang Insinyur Menusuk Pemuda di Halte Busway BKN

Kabartangsel.com – Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin Ar Rahman mengungkapkan bahwa penusukan di Halte Busway BKN diduga dikarenakan trauma yang dialami pelaku berinisial S (51).
“Jadi pelaku mengaku traumatik dengan orang yang duduk mengangkat kaki, sehingga pelaku seakan-akan merasa terhina. Pelaku dan korban tidak saling kenal,” ungkap Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin Ar Rahman kepada Kabartangsel.com, Kamis (14/3/2019).
Kompol Nurdin menjelaskan bahwa pelaku merupakan seorang insinyur dan berprofesi sebagai konsultan di Bogor. “Pelaku kelihatannya sehat, hanya agak stres. Sedangkan traumanya itu sudahj agak lama dan memeang sering membawa pisau,” jelas Kompol Nurdin.
Seperti diketahui penusukan terjadi di Halte Busway BKN, Jalan Maijen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 11.20 WIB. Korban P (29) sendiri mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan. (BHR)
Pemerintahan4 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan4 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemerintahan4 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Nasional2 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf








































