UIN Jakarta meluncurkan Pusat Inovasi Agribisnis guna mempertajam kontribusi perguruan tinggi keagamaan Islam di sektor industri pertanian dalam negeri. Kehadirannya juga dinilai relevan dengan tantangan kebutuhan inovasi sektor agribisnis bagi kepentingan pangan masyarakat di masa depan.
Peluncuran Pusat Inovasi Agribisnis dilakukan langsung oleh Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Amany Lubis dalam pembukaan Webinar dan Peluncuran Pusat Inovasi Agribisnis, Jumat (30/10/2020). “Saya mengucapkan selamat dan menaruh harapan besar bahwa Pusat Inovasi Agribisnis ini bisa maju berkembang, membawa nama baik UIN Jakarta melalui karya-karya pengabdian dan penelitiannya,” katanya.
Rektor Amany menjelaskan, kehadiran Pusat Inovasi Agribisnis juga sejalan dengan aktualisasi gagasan integrasi ilmu yang dilakukan UIN Jakarta pasca bertransformasi pada tahun 2002. Gagasan integrasi demikian difahami sebagai pengembangan keilmuan umum seperti sains, kedokteran, ekonomi dan lainnya selain penguatan keilmuan Islam.
Ia berharap, kehadiran pusat ini juga memperkuat pemaknaan integrasi ilmu di sektor pangan yang dibutuhkan masyarakat di masa mendatang. Ajaran Islam, jelasnya, menekankan tiga hal yang harus selalu bersama-sama dikembangkan manusia secara adil dan merata yaitu sumber daya air, kegiatan bercocok tanam, dan energi terbarukan.
Ir. Mudatsir Najamuddin MM yang ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif Pusat Inovasi Agribisnis menjelaskan, lembaga yang dipimpinnya diharapkan memperkuat kontribusi keilmuan dan pengabdian masyarakat UIN Jakarta terhadap masyarakat. Sektor pangan yang jadi fokus lembaga merupakan salahsatu sektor yang sangat dibutuhkan pengembangannya di masa depan.
Peluncuran Pusat Inovasi Agribisnis sendiri diapresiasi banyak kalangan. Lutfia Hidayani yang menamatkan pendidikan sarjananya di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta menyambut baik kehadiran lembaga dan berharap lembaga ini bisa mendorong kajian dan wirausaha sektor argibisnis.
“Selamat atas peluncuran pusat ini. Semoga makin sukses ke depannya,” ujar Lutfia yang kini menekuni usaha komoditas Sinkong frozen.
Apresiasi juga diberikan Raffi Paramawati, peneliti sekaligus praktisi industri tanaman herbal. “Selamat atas Pusat Inovasi Agribisnis. Indonesia sebagai negara ketiga terbesar dalam hal biodiversity memiliki peluang sangat besar dalam agribisnis. Saya harap pusat ini akan menjadi salahsatu pusat pengkajian dan pengembangan usaha-usaha di bidang agrbisnis,” harapnya. (uinjkt/red)
Pemerintahan4 hari agoPra-Musrenbang Tematik, Tangsel Matangkan Strategi Penurunan Stunting
Pemerintahan4 hari agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangsel Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi NTT dan Sulut
Sport5 hari agoPERSIB Bandung Kalahkan Semen Padang 2-0, Ramon Tanque Borong Gol dan Teja Paku Alam Catat Clean Sheet ke-16
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
Bisnis4 hari agoDaikin Perpanjang Garansi AC hingga 5 Tahun, Berlaku untuk Nusantara Prestige dan SkyA
Sport5 hari agoHasil BRI Super League: Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Bhayangkara FC
Bisnis4 hari agoDari Tari Saman hingga Barongsai, Pesta Budaya Rakyat Paramount Gading Serpong Pikat Ribuan Pengunjung














