Connect with us

Pemerintahan

Walikota Berharap KNPI Tangsel Mampu Bersinergi Dengan Pemerintah

Published

on

Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda (KNPI) Kota Tangerang Selatan periode 2013-2016 secara resmi telah dilantik. Induk organisasi kepemudaan tersebut diharapkan mampu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Walikota Airin Rachmi Diany, usai menghadiri acara pelantikan di Gedung Serba Guna Puspiptek, Kecamatan Setu. “Saya harap tidak hanya dibidang kepemudaan saja. Tapi juga dibidang-bidang lainnya,” katanya.
Menurut Walikota Airin, KNPI memiliki peran yang strategis dalam pembangunan daerah dan masyarakat. Sehingga dituntut untuk menjalin kemitraan dengan semua kalangan.

Peran KNPI untuk menyukseskan pembangunan sangat besar sebab semua anggotanya juga pelopor yang dapat memberikan kontribusi bagi semua kalangan masyarakat sesuai dengan kemampuan dan tanggung jawab yang diemban.

Advertisement

“Pengurus KNPI Tangsel harus memiliki peran sesuai dengan kemampuan  serta dapat  memberi contoh terbaik bagi para pemuda, terutama menyangkut prilaku dan terbebas dari Narkoba”, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi Advokasi Bidang Pencegahan BNNP Banten – Saprudin, menjelaskan bahwa angka pengguna narkoba di Banten tergolong tinggi. Hingga kini tercatat sebanyak 177 ribu jiwa telah menjadi pecandu sehingga kegiatan penyuluhan terus dilakukan.

“Silahkan melapor, kita langsung rehabilitasi. Nah, jika sudah sembuh bisa kita rangkul juga sebagai kader anti narkoba,” jelasnya. Menurut Saprudin, BNNP mempunyai target penyuluhan yang dilakukan terhadap pengguna narkoba di Banten.

Bahkan, papar Saprudin, banyak pengguna yang melapor di BNNP Banten rata-rata berusia di bawah 17 tahun. Hingga kini, di Banten, sudah ada 10 lokasi rehabilitasi pengguna narkoba. “Paling tidak, penyuluhan tentang narkoba itu bisa mencegah seseorang untuk menggunakan narkoba,” tambahnya.

Advertisement

Tempat rehabilitasi tersebut yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serang, RSUD Tangerang, dua Puskesmas di Kota Tangsel, dua Puskesmas di Kota Tangerang, Pondok Pesantren (Ponpes) Banisipa Pamarayan, Ponpes Darusaadah Tigaraksa, Ponpes Pabuaran Serang, Ponpes Bani Abas Pandeglang.

“Di tempat itu, pengguna narkoba dibina, diberi penyuluhan. “, tegas Saprudin.

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Selatan – Eeng Sulaiman, mengatakan KNPI sebagai organisasi pemuda diharapkan mampu menjadi kader anti narkoba. Menurutnya, sampai saat ini, pengguna narkoba sebagian besar dari kalangan pemuda.

“Penyuluhan narkoba ini harus terus dilakukan. Agar upaya pencegahan juga bisa dilakukan sedini mungkin,” tegas Eeng.(HMS/Ris/Kt)

Advertisement

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer