Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany melantik sebanyak 41 pejabat pengawas, administrator, dan Kepala UPT Kesehatan di lingkup Pemkot Tangsel, di Ruang Blandongan, Selasa (11/8).
Dalam pelantikan tersebut, Airin memberikan catatan penting untuk pejabat yang dilantik, yakni pejabat pengawas adalah tingkatan pejabat yang tugasnya lebih membutuhkan aspek kemampuan teknis yang memadai.
“Untuk itu saya meminta kepada bapak-ibu sekalian agar benar-benar memahami secara mendalam pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya. Tanamkan prinsip bahwa ‘saya harus memahami betul apa yang saya kerjakan’. Bawahan/staf memerlukan arahan dan bimbingan. Untuk melakukan ini, maka para pejabat pengawas harus memahami detail pekerjaannya.” ungkap Airin.
Terkadang, dalam menjalankan tugasnya, staf menemui permasalahan yang harus didiskusikan dengan pejabat diatasnya. Jika para pejabat tersebut tidak memiliki pemahaman yang memadai, maka akan sulit mencari jalan keluar atau solusi dari permasalahan tersebut.

Kedua, jika pekerjaan yang dilakukan terkait erat dengan pekerjaan di lapangan, lakukan kunjungan, monitoring atau pemantauan langsung. Jangan hanya menunggu laporan dari staf atau bawahan.
“Kita akan memiliki gambaran yang lebih utuh jika dapat melihat langung kondisi yang ada di lapangan. Pemantauan ke lapangan akan sangat berguna untuk mengetahui secara rinci dan mendalam tentang semua hal yang terkait dengan pekerjaan,” jelasnya.
Melalui pemantauan dan monitoring ini, kendala atau hambatan yang ada akan cepat teridentifikasi. Semakin cepat kendala atau permasalahan teridentifikasi, maka akan semakin baik, karena kita memiliki waktu lebih untuk mencari solusinya.
Airin pun meminta kepada yang dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini untuk memiliki kemampuan mengelola staf dengan baik.
“Jadi pejabat harus mampu memberdayakan, melaksanakan pendistribusian tugas dan melaksanakan monitoring staf dengan baik.” pintanya.

Airin pun menekankan bagi staf yang promosi dan dilantik mulai hari ini, saudara-saudara merupakan seorang pemimpin di unit kerja masing-masing. Oleh karena itu, tunjukkan sikap, karakter dan perilaku sebagai seorang pemimpin.Dan tidak bisa lagi bersikap dan berperilaku sebagai seorang staf.
“Menjadi pemimpin bukan hal yang sederhana. Menjadi pemimpin bukan hanya sekedar memiliki kewenangan untuk memerintah, mengkoordinir dan mengendalikan. Namun lebih dari itu, menjadi pemimpin adalah tentang bagaimana menjalankan amanah dengan baik, bagaimana menumbuhkan motivasi bawahan, bagaimana dapat dipercaya oleh bawahan, dan bagaimana memikul tanggung jawab,” tegasnya.
Sebagai seorang pemimpin, saudara-saudara tidak bisa mengharapkan bawahan/staf saudara berkinerja baik, jika saudara-saudara sendiri tidak memiliki kinerja yang baik. Apa yang saudara perlihatkan dan lakukan akan dilihat dan dinilai oleh bawahan saudara.
“Oleh karena itu, sekali lagi saya meminta kepada saudara-saudara untuk dapat menunjukkan kepemimpinan yang baik. Tunjukkan bahwa saudara layak untuk memikul tanggung jawab lebih. Tunjukkan bahwa saudara dapat diandalkan untuk dapat mewujudkan apa yang menjadi tujuan dari unit kerja yang saudara pimpin,” tutup Airin. (red/fid)
Sport3 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Techno6 hari agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Hukum6 hari agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Bisnis5 hari agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Techno6 hari agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Bisnis5 hari agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis5 hari agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah
Sport3 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026








