Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menyampaikan nota pengantar keuangan tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2018 dalam sidang paripurna di gedung DPRD Kota Tangsel, Kamis 6 September 2018.
Perlu diketahui, proyeksi APBD-P TA 2018 sebagaimana dokumen KUA dan PPAS termuat rincian pendapatan, belanja daerah dan pembiayaan daerah yang bersumber dari Pendapatan Sebesar Rp.3.120.025.909.741. – Pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,455.524.540.514. – Dana Perimbangan sebesar Rp.909.630.944.000.- serta Pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp.716.360.701.227. – Pendapatan Hibah Dana Bos Satuan Pendidikan semula Rp.92.240.600.000 menurun menjadi Rp.90.420.000.000. – Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya yang bersumber dari Dana bagi hasil pajak dari Provinsi Banten sebesar Rp.7.495.912.228.-
Untuk komponen rencana perubahan Belanja Daerah meningkat sebesar Rp.93.315.698.695,15 dari anggaran APBD Tahun 2018 sebesar Rp.3.549.146.581.087,09 menjadi Rp.3.642.462.279.782,24.- Anggaran Belanja Tidak Langsung dari Rp.934.678.291.304,09 meningkat sebesar Rp.950.030.951.818,24.-
Rincian perubahan Anggaran Belanja Tidak Langsung terdiri dari, Belanja Pegawai sebesar Rp.846.473.170.600,66,-Belanja Hibah sebesar Rp.95.148.700.000,00,- Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp.2.124.500.000,00,- Belanja Bantuan Keuangan Partai Politik sebesar Rp.1.940.036.800,00,- Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.4.344.544.417,58,-
Adapun Belanja Langsung APBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp.2.692.431.327.964,00,- Belanja Pegawai sebesar Rp.413.456.406.150,00,- Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp.1.055.533.067.946,00,- Belanja Modal sebesar Rp.1.233.441.853.868,00,-
Pembiaya Netto pada APBD tahun anggaran 2018 sebesar Rp.522.436.370.041,- Penerimaan Pembiayaan yang berasal dari Sisa Lebih Anggaran Tahun sebelumnya sebesar Rp.495.305.707.574 meningkat sebesar Rp.545.436.370.041,24
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, RAPBD Tangsel ini merupakan wujud dari pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan juga merupakan dokumen masyarakat Kota Tangsel.
“RAPBD ini memiliki peran signifikan untuk menjamin kesinambungan dan capaian pembangunan di daerah berdasarkan RPJMD,” ujarnya.
Airin juga berharap agar nota keuangan anggaran perubahan ini segera dibahas dan disetujui bersama oleh pimpinan dan anggota DPRD Tangsel.
“Terima kasih kepada pimpinan DPRD, anggota dan Banggar yang sudah berperan aktif dan bekerja keras dalam membahas Anggaran Perubahan Tahun 2018 ini,” pinta Walikota.
Sementara, Ketua DPRD Kota Tangsel Mochamad Ramlie mengatakan, pembahasan RAPBD-P tidak memerlukan waktu lama. Dia menargetkan, APBD-P bisa disahkan Oktober ini.
“Target kita Oktober sudah disahkan,” tegasnya.
(dkt/fid)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis3 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Bisnis3 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda














