Connect with us

Nasional

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau SRMA 7 Palembang

Pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto sebagai jalan memutus rantai kemiskinan. Melalui program Sekolah Rakyat yang digagasnya, Presiden mendorong pemerintah berupaya memastikan anak-anak dari keluarga sederhana tetap memiliki akses belajar yang layak.

Sejalan dengan visi tersebut, setelah menyelesaikan agenda di Kabupaten Banyuasin, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerjanya ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang yang berlokasi di Sentra Budi Perkasa, Jalan Sosial No. 441 Km. 5, Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Kamis (25/09/2025).

Wapres meninjau kegiatan belajar di sekolah yang saat ini menampung 100 murid, terdiri atas 58 siswa dan 42 siswi. Kegiatan belajar di sekolah ini telah berlangsung sejak Juli 2025 dengan tenaga kependidikan dan pendidik sebanyak 31 orang.

SRMA 7 Palembang memiliki fasilitas cukup memadai, mulai dari ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, masjid, klinik kesehatan, asrama siswa dan guru, gedung dan lapangan olahraga, hingga ruang makan. Proses belajar mengajar di sekolah ini berjalan terpadu dengan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan pembiasaan hidup mandiri.

Advertisement

Keseharian siswa dimulai sejak pagi dengan apel bersama di lapangan, dilanjutkan dengan kegiatan belajar di kelas hingga siang. Setelah makan siang bersama di ruang makan, para siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga, diskusi kelompok, hingga pengajian di musala. Pada sore hingga malam hari, aktivitas diisi dengan belajar mandiri, bimbingan dari guru pendamping, serta rutinitas kehidupan berasrama yang menanamkan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Dalam kunjungan ini, Wapres menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar soal angka partisipasi sekolah, tetapi juga tentang bagaimana memberi anak-anak dari keluarga sederhana harapan dan masa depan yang lebih baik. Menurutnya, SRMA 7 Palembang menjadi contoh nyata bagaimana akses pendidikan dapat mengangkat derajat masyarakat, khususnya mereka yang berasal dari kelompok rentan dan miskin ekstrem.

Kehangatan suasana tampak ketika Wapres Gibran memasuki ruang belajar. Anak-anak yang semula asyik belajar menyambut penuh semangat dengan lagu “Selamat Datang Kakak” dan yel-yel. Raut bahagia anak-anak itu menghadirkan optimisme tentang masa depan yang lebih cerah lewat pendidikan.

Wapres juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memperkuat program pendidikan berbasis masyarakat, termasuk Sekolah Rakyat, agar tidak ada satu pun anak Indonesia yang tertinggal dari bangku sekolah. Ia berharap, semangat “cerdas bersama, tumbuh setara” dapat menjadi panduan dalam memperluas akses pendidikan, sehingga benar-benar menjadi jalan keluar dari kemiskinan.

Advertisement

Salah seorang siswa menyatakan rasa bahagianya bisa berkesempatan bersekolah di SRMA ini. Sebab, ia bisa bermain bersama tanpa menggunakan gawai serta mempunyai lebih banyak teman pengalaman.

Selain mendapatkan pengalaman belajar, para siswa juga diasah untuk mandiri melalui kehidupan berasrama. Mereka terbiasa mengurus kebutuhan sehari-hari sendiri, mulai dari mencuci baju hingga menjaga kedisiplinan. Hal ini membuat orang tua bangga sekaligus haru melihat perubahan anak-anak mereka.

“Terkadang mau nangis haru, Pak, karena anaknya sudah bisa mandiri, mulai dari nyuci baju dewek,” tutur seorang siswa mengenang pesan orang tuanya.

Hadir dalam acara ini, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Gubernur Sumsel Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, Staf Khusus Wapres Tina Talisa, dan Kepala SRMA 7 Palembang Diana Nursanti.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer