Lifestyle
3 Pengobatan Alami Otitis Eksterna yang Bisa Dilakukan di Rumah

Berenang memang memberikan segudang manfaat bagi tubuh. Itu sebabnya, tidak ada yang menyangka kalau olahraga air yang satu ini bisa membawa penyakit, khususnya penyakit infeksi telinga. Ya, kondisi tersebut dinamakan otitis eksterna atau yang juga akrab dikenal sebagai telinga perenang. Kalau sudah terlanjur mengalaminya, adakah pengobatan alami untuk mengatasi otitis eksterna ini?
Apa penyebab otitis eksterna?

Sebelum beranjak untuk mencari tahu pengobatan alami otitis ekstera, ada baiknya Anda pahami terlebih dahulu kenapa kondisi ini bisa terjadi. Otitis eksterna merupakan infeksi di bagian luar telinga, yang disebabkan oleh adanya air pada bagian dalam telinga.
Normalnya, serumen atau cairan yang dihasilkan oleh telinga bertugas untuk melawan bakteri maupun virus penyebab infeksi telinga. Akan tetapi, air yang terperangkap di dalam telinga tersebut menciptakan lingkungan yang lembap, sehingga memudahkan munculnya bakteri.
Terlebih ketika Anda hobi menggaruk telinga, yang akan semakin merusak lapisan kulit halus di bagian ini. Lapisan kulit yang rusak tersebut seolah memberi ruang bagi bakteri untuk berkembangbiak. Dalam kondisi ini, serumen telinga tidak mampu membasmi bakteri karena dukungan kondisi yang lembab justru memicu terjadinya infeksi.
Otitis eksterna banyak dialami oleh perenang maupun orang yang suka berenang, karena telinga yang rentan kemasukan air. Inilah mengapa otitis eksterna juga disebut sebagai swimmer’s ear atau telinga perenang.
Apa saja pengobatan alami untuk otitis eksterna di rumah?
Selain dengan pengobatan medis, cara rumahan juga bisa dilakukan untuk membantu memulihkan telinga akibat otitis eksterna. Berikut berbagai pilihan cara yang bisa Anda lakukan untuk memulihkan nyeri, kemerahan, gatal, serta berbagai gejala infeksi telinga perenang:
1. Kompres hangat


Siapkan satu baskom air hangat dan kain, handuk, atau waslap bersih, kemudian berikan kompres hangat pada bagian telinga yang bermasalah. Usahakan suhu air yang digunakan tidak terlalu panas, tapi cukup hangat sehingga tidak akan melukai telinga Anda.
Lakukan pengobatan alami otitis eksterna ini selama beberapa kali dalam sehari, setidaknya sampai rasa sakitnya cukup mereda.
2. Tetes air sari bawang putih


Kandungan alami di dalam bawang putih diyakini dapat membantu memerangi bakteri penyebab infeksi, sehingga menjadikannya sebagai salah satu pengobatan otitis eksterna. Namun, Anda dianjurkan untuk berhati-hati atau sebaiknya hindari penggunanaan bahan alami ini jika keluar cairan dari telinga.
Pasalnya, kadang kala infeksi telinga bisa memengaruhi kondisi gendang telinga sehingga membuatnya mengeluarkan cairan. Di samping itu, alangkah baiknya untuk mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan bawang putih bersamaan dengan obat medis untuk otitis eksterna.
3. Larutan cuka dan alkohol


Penggunaan larutan cuka yang dicampur dengan sedikit alkohol juga bisa menjadi pengobatan alami otitis eksterna. Agar terjamin keamanannya, sebaiknya gunakan larutan alkohol yang dibuat khusus untuk pengobatan.
Campuran dari cuka dan alkohol bisa membantu memulihkan infeksi telinga perenang berkat manfaat di baliknya. Cuka berfungsi untuk membersihkan sekaligus membasmi infeksi, sementara alkohol membantu menguapkan air sehingga mencegah telinga menjadi lembab.
Anda bisa menggunakan pengobatan alami untuk otitis eksterna yang satu ini selama beberapa kali dalam sehari, khususnya usai melakukan kontak langsung dengan air. Misalnya sehabis mencuci muka, mandi, dan lainnya.
Tips penting lainnya dalam mengobati otitis eksterna
Bukan hanya rutin menerapkan cara medis dan alami saja untuk mengatasi otitis ekstera atau infeksi telinga perenang yang Anda miliki. Sebaiknya, terapkan beberapa hal berikut ini guna mengurangi risiko perkembangan infeksi yang semakin parah:
- Gunakan sumbat telinga saat mandi dan berenang guna mencegah air masuk ke dalam telinga
- Hindari menggaruk telinga bagian dalam
- Hindari menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga
- Pastikan telinga selalu dalam keadaan kering dengan rutin membersihkannya setelah beraktivitas
Penting untuk diingat, bahwa infeksi telinga mudah terjadi usai terpapar air yang kotor. Maka itu, hindari berenang, mandi, atau mencuci muka menggunakan sumber air kotor yang rentan mengandung banyak bakteri di dalamnya.
Kabartangsel.com
Sport7 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Sport7 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Sport6 hari agoHasil Moto3 Amerika 2026 Guido Pini Juara, Veda Ega Pratama Gagal Finis
Bisnis6 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF
Otomotif6 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Bisnis5 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Bisnis5 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg




















