Lifestyle
4 Langkah Mencegah Tumit Pecah-Pecah, Tak Perlu Perawatan Mahal

Tumit pecah-pecah adalah masalah kaki yang sering dialami semua orang. Tumit pecah-pecah sering membuat orang kurang percaya diri. Terlebih lagi bagi wanita yang lebih senang pakai sendal atau sepatu terbuka saat bepergian. Untuk itu, coba cara ini untuk memiliki tumit yang tetap halus, lembap, dan terbebas dari keretakan.
Cara mencegah tumit pecah-pecah
Meski tumit pecah-pecah bukanlah masalah kesehatan yang serius, tapi terkadang ini dapat menyebabkan rasa sakit saat berjalan. Anda dapat mencegah hal ini terjadi dengan melakukan beberapa perawatan ini.
1. Pakai pelembap
Setelah mandi atau merendam kaki, segera oleskan pelembap ke tumit untuk tetap menjaga kelembapan kulit kaki Anda. Gunakan pelembap dalam bentuk krim atau salep karena lebih efektif daripada losion.
Bagi Anda yang memiliki kulit kering, American Academy of Dermatology (AAD), sebuah asosiasi dokter kulit di Amerika Serikat menyarankan Anda untuk mengoleskan salep atau krim pelembap yang mengandung minyak atau shea butter. Selain itu, AAD juga menyarankan untuk memilih pelembap yang mengandung bahan-bahan berikut untuk menenangkan kulit kering.
- Asam laktat
- Urea
- Asam hyaluronic
- Gliserin
- Dimetikon
- Lanolin
- Petroleum jelly
- Minyak mineral (mineral oil)
2. Hindari produk yang bikin iritasi
Hindari penggunaan sabun atau produk perawatan kulit yang keras dan wangi. Meskipun penting untuk menjaga agar tumit tetap bersih, lembap, dan bebas dari infeksi, sabun yang berbahan keras dapat membuat kulit menjadi lebih kering.
Produk yang berbahan ringan lebih ampuh untuk menjaga kelembapan pada kulit tumit. Selain itu, produk perawatan kulit yang mengandung wewangian, alkohol, retinoid, atau asam alfa hidroksi terkadang terlalu keras dan membuat kulit menjadi kering dan sensitif.
3. Pakai sepatu yang tepat
Pakailah sepatu dengan tumit tertutup untuk mencegah kulit retak di bagian belakang kaki. Sepatu dengan tumit tertutup dan bantalan empuk akan memberi perlindungan pada tumit Anda. Selain itu, pakai sepatu yang pas di kaki.
Anda juga sebaiknya pakai kaus kaki yang berbahan katun untuk membantu mengurangi gesekan yang bsia menyebabkan kulit menjadi pecah-pecah. Kaus kaki dengan bahan katun juga dapat menyerap keringat dan kelembapan, memungkinkan kulit untuk bernapas, dan membantu mencegah kulit mengering.
4. Gosok tumit dengan batu apung
Gunakan batu apung untuk menggosok tumit Anda setelah mandi. Lakukan beberapa kali seminggu untuk membantu mencegah penebalan kulit.
Namun, hindari mencabut kapalan sendiri jika Anda memiliki diabetes atau neuropati. Ini dapat menyebabkan luka dan meningkatkan risiko infeksi tanpa Anda sadari.
Kabartangsel.com
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien






























