Lifestyle
5 Perawatan Rumahan untuk Mengatasi Penyakit Radang Usus Besar

Sesuai dengan namanya, penyakit radang usus besar (kolitis ulseratif) ditandai dengan munculnya peradangan di sepanjang lapisan usus besar dan rektum. Jika Anda mengalaminya, tanda khas berupa sakit atau kram perut biasanya kerap muncul sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain dengan obat-obatan, penting untuk merawat kondisi Anda guna mencegah agar gejala tidak berkembang semakin parah.
Ragam perawatan harian untuk penyakit radang usus besar
Perawatan rumahan memang bukan pengobatan utama untuk radang usus. Namun setidaknya, cara ini dapat membantu mengelola gejala yang Anda alami. Berikut beberapa pengobatan rutin yang bisa Anda lakukan untuk membantu memulihkan kondisi jika memiliki penyakit radang usus besar:
1. Memperbanyak asupan cairan
Mungkin yang selama ini Anda tahu bahwa asupan serat dibutuhkan untuk menunjang fungsi pencernaan. Nyatanya bukan hanya itu. Jumlah cairan yang Anda minum setiap harinya turut berpengaruh pada kerja sistem pencernaan Anda. Apalagi jika penyakit radang usus besar Anda bersamaan dengan sembelit (konstipasi).
Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian di tahun 2011 yang dimuat dalam Nutrition Reviews. Hasilnya bahwa minum cairan dalam jumlah banyak berhasil memulihkan sakit perut serta sembelit karena sulit buang air besar.
Usahakan untuk memperbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari, serta batasi minum minuman berkafein seperti teh dan kopi karena bisa mengakibatkan dehidrasi akibat sifat diuretiknya.
2. Batasi makan makanan sumber serat

Meski selama ini serat dikenal baik untuk melancarkan fungsi pencernaan, tapi Anda dianjurkan membatasi makan makanan sumber serat bila memiliki penyakit radang usus besar. Bukan tanpa alasan, ini karena makanan berserat tinggi seperti buah-buahan, sayur-sayuran, maupun biji-bijian, justru bisa semakin memperburuk gejala yang Anda alami.
Sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait jenis sayuran, buah, dan biji-bijian yang paling aman untuk Anda konsumsi. Sayuran seperti kol, kembang kol, dan brokoli biasanya tidak dianjurkan untuk dikonsumsi.
Perhatikan juga proses pengolahan sumber serat tersebut, entah harus dikukus, direbus, dipanggang, dan lain sebagainya. Perbedaan proses pengolahan dapat memperburuk atau bahkan meringankan gejala radang usus Anda.
3. Rutin berolahraga

Percaya atau tidak, berolahraga secara teratur ternyata dapat mendukung pemulihan fungsi usus bagi Anda yang punya penyakit radang usus. Benjamin Snider, ND, seorang ahli naturopathy di Ontario, Canada, mengungkapkan bahwa olahraga bermanfaat untuk mengatasi komplikasi yang terkait dengan radang usus besar.
Mulai dari kepadatan tulang yang menurun, sistem kekebalan tubuh melemah, perubahan emosi tubuh, stres, hingga kenaikan berat badan. Anda bisa mengawalinya dengan melakukan latihan intensitas rendah hingga sedang, kemudian dilanjutkan dengan menambah intensitasnya secara bertahap sesuai dengan kondisi tubuh.
Pilih jenis olahraga serta frekuensi latihan yang sesuai dengan tubuh Anda. Dr. Snider menyarankan untuk melakukan yoga, karena diyakini bisa membuat tubuh lebih rileks, melancarkan aliran oksigen dan nutrisi di dalam tubuh, sekaligus memulihkan fungsi pencernaan Anda.
4. Kelola stres

Sebisa mungkin, hindari stres bila tidak ingin gejala radang usus besar Anda semakin parah. Sebuah penelitian di tahun 2016 dari jurnal Clinical Gastroenterology dan Hepatologi, menunjukkan bahwa stres memang berperan terhadap munculnya radang usus besar.
Anda bisa melakukan berbagai teknik relaksasi, misalnya meditasi dan teknik pernapasan dalam, guna mengelola stres supaya tubuh bisa jauh lebih rileks.
5. Melakukan terapi

Terapi dapat menjadi salah satu pilihan perawatan yang tepat untuk mengatasi penyakit radang usus besar. Para terapis akan membantu Anda mengelola stres sekaligus memulihkan gejala radang usus besar secara berangsung-angsur.
Ambil contoh terapi kognitif perilaku (CBT) bersama teknik biofeedback, ternyata bisa memperbaiki kembali fungsi pencernaan.
Kabartangsel.com
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien






























