Lifestyle
6 Kondisi yang Menyebabkan Sesak Napas Saat Bangun Tidur

Tidur seharusnya menjadi waktu istirahat yang paling ditunggu-tunggu agar tubuh bisa kembali bugar. Namun, ada sebagian orang yang kerap mengeluhkan napas mereka terengah-engah seperti habis olahraga saat bangun tidur. Kira-kira, apa penyebab sesak napas saat bangun tidur?
Penyebab sesak napas saat bangun tidur

Berikut berbagai penyebab napas sesak saat bangun tidur. Salah satunya mungkin sedang atau pernah Anda alami.
1. Cemas berlebihan
Rasa cemas yang menumpuk dari hari-hari sebelumnya dapat menyebabkan serangan panik di malam hari tanpa pemicu yang jelas. Gelisah dan kecemasan di alam bawah sadar ini kemudian dapat membuat tidur tidak tenang. Akibatnya, Anda bisa bangun tidur merasa sesak napas yang hingga membuat terengah-engah.
Dilansir dari Anxiety and Depression Association of America, sekitar 70 persen orang dengan gangguan kecemasan mengalami sulit tidur. Selain bangun tidur sulit bernapas lega, gangguan kecemasan dan serangan panik biasanya ditandai dengan:
- Rasa gelisah
- Perasaan takut atau khawatir yang berlebihan
- Detak jantung yang cepat
- Panik
- Sulit konsentrasi
- Berkeringat
- Sakit dada
- Menggigil
2. Post nasal drip
Post nasal drip terjadi ketika lendir dan ludah yang diproduksi berlebihan jadi mengalir ke saluran belakang hidung dan tenggorokan. Kondisi ini bisa membuat tidur jadi tidak tenang karena jalur napas tersumbat lendir. Akibatnya muncullah sensasi sesak napas saat bangun tidur.
Penyakit refluks lambung, infeksi sinus, dan alergi merupakan penyebab umum dari post nasal drip. Adapun berbagai gejala lain yang menyertai kondisi ini yaitu:
- Bau mulut
- Sakit tenggorokan
- Rasa tidak enak di mulut
- Batuk
3. Edema paru
Edema paru terjadi ketika cairan berlebih berkumpul di ruang udara dan jaringan paru-paru. Kondisi ini membuat pengidapnya mengalami sesak napas, termasuk saat bangun tidur.
Edema paru biasanya berkembang perlahan seiring waktu, tapi bisa juga muncul tiba-tiba. Edema paru akut adalah keadaan darurat medis yang perlu pertolongan dokter. Kondisi ini dapat membuat Kesulitan bernapas membuat seseorang bangun terengah-engah, dan merasa seperti mati lemas atau seperti sedang tenggelam.
Gejala lain dari edema paru yang biasanya dirasakan yaitu:
- Sulit bernapas atau sesak yang semakin memburuk saat berbaring
- Mengi
- Kecemasan atau rasa gelisah yang muncul tiba-tiba
- Detak jantung yang cepat dan tidak teratur
- Sakit dada
- Batuk yang berbusa atau mungkin darah
4. Sleep apnea obstruktif
Sleep apnea obstruktif adalah kondisi yang terjadi saat seseorang menghalami henti napas sejenak dan tak disengaja saat tidur. Kondisi ini disebabkan oleh adanya sumbatan di jalan napas yang menghentikan aliran udara.
Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki sleep apnea obstruktif. Namun, jika Anda suka mendengkur keras saat tidur dan setelahnya mengalami sesak napas saat bangun, ini bisa jadi pertandanya.
Adapun gejala lain dari sleep apnea obstruktif yaitu:
- Sakit kepala di pagi hari
- Mengalami kelelahan di siang hari
- Mengalami masalah ingatan
- Mudah marah karena waktu tidur yang tidak maksimal
5. Penyakit paru obstruktif kronis
Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) terjadi ketika kantong udara kecil (alveoli) di paru-paru rusak. Akibatnya, kantong udara tersebut kesulitan untuk mendorong udara keluar dari paru-paru.
Gejala PPOK ini bisa muncul saat seseorang sedang tidur. Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya bangun dengan napas terengah-engah atau merasa seperti tercekik.
Adapun berbagai gejala PPOK lainnya yaitu:
- Mengi
- Produksi lendir berlebih
- Batuk
- Kelelahan
- Sesak di dada
6. Gagal jantung
Gagal jantung terjadi saat jantung tidak dapat memompa darah sebagaimana mestinya akibat cairan ekstra yang menumpuk di dalam atau sekitar paru-paru.
Hal ini membuat seseorang kesulitan bernapas dengan napas yang pendek-pendek. Di awal kemunculannya, gejala hanya terlihat ketika sedang melakukan aktivitas fisik. Namun jika sudah parah, seseorang bisa mengalami sesak napas saat tidur atau ketika bangun.
Umumnya seseorang dengan gagal jantung mengalami berbagai gejala lain seperti:
- Kelelahan yang parah
- Kaki dan tungkai bengkak
- Perut membengkak
- Sakit dada
- Masalah pencernaan
Untuk mengetahui penyebab pastinya, periksakan ke dokter jika Anda selalu bangun tidur dengan napas yang terengah-engah.
Kabartangsel.com
Pemerintahan5 hari agoPra-Musrenbang Tematik, Tangsel Matangkan Strategi Penurunan Stunting
Pemerintahan5 hari agoLibatkan 134 Organisasi Kepemudaan di Pra Musrenbang, Pemkot Tangsel Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi NTT dan Sulut
Bisnis5 hari agoDaikin Perpanjang Garansi AC hingga 5 Tahun, Berlaku untuk Nusantara Prestige dan SkyA
Sport6 hari agoPERSIB Bandung Kalahkan Semen Padang 2-0, Ramon Tanque Borong Gol dan Teja Paku Alam Catat Clean Sheet ke-16
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Ajak Warga Sukseskan ORI Campak Serentak, Sasar 109 Ribu Anak
Bisnis5 hari agoDari Tari Saman hingga Barongsai, Pesta Budaya Rakyat Paramount Gading Serpong Pikat Ribuan Pengunjung
Bisnis5 hari agoTownship Jadi Tren Hunian Modern, Solusi Hidup Praktis di Tengah Mobilitas Tinggi






















