Lifestyle
6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Untuk memastikan bahwa janin di dalam kandungan tumbuh dengan baik, ibu tentunya harus menyediakan nutrisi dan energi yang cukup. Terutama pada masa kehamilan trimester pertama, di mana kandungan lebih rentan terhadap risiko keguguran. Mungkin bagi beberapa ibu dengan kondisi kandungan yang lemah akan membutuhkan vitamin khusus penguat kandungan. Namun, makanan bernutrisi seperti di bawah ini dapat membantu untuk memperkuat kandungan.
Makanan yang bantu memperkuat kandungan

Memang, menyesuaikan tubuh saat kehamilan trimester pertama tidaklah mudah, apalagi gejala seperti morning sickness semakin membuat Anda ingin melampiaskan keinginan pada makanan-makanan yang tinggi gula dan garam.
Padahal, makanan yang Anda konsumsi selama periode ini akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bayi Anda ke depannya.
Tidak ada salahnya menuruti keinginan saat ngidam, tapi Anda juga harus menyeimbangi asupan nutrisi dengan lebih banyak konsumsi berbagai makanan sehat seperti berikut ini.
Yogurt


Seperti yang banyak diketahui, untuk memperkuat pembentukan tulang pada janin dalam kandungan, Anda tentunya membutuhkan asupan makanan dan minuman yang mengandung kalsium. Yogurt memiliki kandungan kalsium yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan susu biasa.
Tak hanya menyegarkan, kalsium yang bisa didapatkan dari konsumsi yogurt akan membantu pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat pada janin.
Seafood


Malas makan ikan? Anda yang tidak memiliki alergi sepertinya harus mengesampingkan rasa enggan tersebut dan mulai mengonsumsi makanan laut yang satu ini. Tidak hanya ikan, makanan laut lainnya seperti udang dan kepiting merupakan sumber zinc yang baik. Zinc sendiri memiliki sangat berperan dalam pembentukan sel-sel tubuh bayi.
Selain itu, beberapa jenis ikan seperti salmon memiliki kandungan omega-3 yang tinggi. Omega-3 sangat baik untuk mendukung perkembangan otak, saraf, serta organ mata pada janin.
Kacang-kacangan


Bagi Anda yang menjalani pola menu vegetarian tak perlu khawatir akan kekurangan asupan yang bernutrisi. Nyatanya, konsumsi makanan seperti kacang-kacangan ternyata juga dapat bantu memperkuat kandungan Anda.
Salah satunya, kacang polong dikenal memiliki kandungan zinc yang tinggi. Zinc dianggap sebagai salah satu zat mineral yang sangat penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat mengurangi risiko bayi lahir prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
Kacang juga mengandung protein, zat besi, asam folat, serat, dan kalsium. Kacang juga bisa menjadi sumber lemak baik yang menyehatkan tubuh.
Daging rendah lemak


Jika asupan protein semasa hamil tidak memadai, perkembangan bayi tidak akan optimal.
Maka dari itu, konsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging rendah lemak akan memperkuat perkembangan janin dalam kandungan dengan membantu otot-otot tubuhnya terbentuk dengan baik.
Bayam


Seperti sayuran berdaun hijau lainnya yang kaya akan folat, bayam juga memiliki kandungan folat yang tinggi. Folat akan mencegah bayi mengalami spina bifida, sebuah kondisi lahir cacat akibat pembentukan tabung saraf bayi yang terganggu.
Kandungan lain yang tak kalah penting adalah zat besinya. Selama kehamilan, jumlah darah di dalam tubuh ibu akan meningkat hampir 50 persen. Untuk membentuk persediaan darah tersebut, Anda membutuhkan lebih banyak zat besi.
Persediaan darah yang cukup sangat dibutuhkan dalam menjaga janin tetap hidup. Selain memperkuat kandungan, makanan dengan zat besi akan bantu mempercepat pertumbuhan hayi.
Jeruk


Termasuk juga buah-buah sejenis seperti lemon dan jeruk nipis, asupannya yang cukup akan membantu perkembangan tabung saraf bayi. Nutrisi yang terkandung di dalamnya dapat mencegah kemungkinan cacat lahir yang bisa dimunculkan dari awal kehamilan.
Buah jeruk terkenal akan kandungan vitamin C yang tinggi. Selain berperan sebagai antioksidan yang akan melawan radikal bebas penyebab penyakit, vitamin C juga membantu penyerapan zat besi dengan lebih baik.
Meski sehat dan baik untuk kandungan, mungkin ada sebagian dari Anda yang alergi terhadap jenis makanan tertentu. Oleh sebab itu, konsultasikan kembali pada dokter untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi aman baik untuk Anda dan si kecil.
Kabartangsel.com
Bisnis6 hari agoWarnaGo Resmi Hadir di Tangerang, Usung Konsep One-Stop Solution Cat Premium
Banten6 hari agoPeringati Milad ke-6 dan HPN 2026, JMSI Banten Gelar Aksi Sosial dan Lingkungan
Jabodetabek5 hari agoIDWX Hadirkan Jam Tangan Tag Heuer Original untuk Pecinta Jam Mewah di Jakarta
Bisnis5 hari agoAle-Ale Rasa Buah Nanas: Juicy Nanasnya, Segarnya Juara
Jabodetabek5 hari agoBedah Akuntabilitas BUMN Pasca Danantara, Akademisi UIN Jakarta Fathudin Kalimas Raih Doktor di UI
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie Pastikan Tumpukan Sampah di Tangsel Sudah Teratasi
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI




















