Pamulang
Airin Minta Disdukcapil Tangsel Perbanyak Pelayanan Kependudukan Keliling

Di tengah kesibukannya, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menyempatkan diri memantau pelayanan kependudukan keliling di Pamulang, Rabu, (10/6/2015). Dalam kegiatan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel ini.
Di tempat pelayanan kependudukan, Airin menghampiri sejumlah warga yang tengah sibuk memilah syarat mengurus dokumen kependudukan. Melihat Airin, sejumlah warga pun terkejut dan spontan mengerumuni dan menyalami Airin.
Tak cuma perempuan yang mendekati Airin, sejumlah pria yang tengah mengurus kependudukan pun, turut berebut salam dengan walikota perempuan satu-satunya di Banten ini. “Ibu mau bikin apa?” tanya Airin pada seorang warga.
Setelah dijawab akan membuat akta kelahiran, Airin mengatakan, akta kelahiran tak boleh disepelekan. Dokumen kependudukan ini penting untuk masa depan anak. Ia mengatakan, ayahnya pernah berpesan kepadanya bahwa, membuat akta kelahiran bagi anak harus didahulukan. “Saya juga diberitahu sama orangtua saya dulu, akta kelahiran itu penting, untuk masa depan anak,” ujarnya.
Apalagi saat ini, kata Airin, keberadaan akta kelahiran menjadi sangat penting karena berbagai hal membutuhkan dokumen kependudukan itu. Misalnya, saat akan masuk sekolah. Anak, tak bisa diterima di sekolah ketika, tidak memiliki akta kelahiran. “Jangan sampai anak kita tak punya akta,” imbuhnya.
Airin mengatakan, pelayanan akta keliling ini kuantitasnya harus ditambah. Ia sempat bertanya kepada warga yang membuat akta, mereka sangat senang dengan pelayanan akta keliling ini. “Pelayanan keliling ini harus ditambah kuantitasnya. Titiknya juga harus ditambah, agar warga bisa mendapatkan pelayanan yang dekat dengan rumah tinggal mereka,” jelasnya.
Pada bagian lain, Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Toto Sudarto mengatakan, kedatangan Airin ke lokasi pelayanan dokumen kependudukan di Pamulang di luar agenda. Ia, baru diberitahu sesaat sebelum Airin datang ke lokasi. “Makanya, saya tadi datang, ibu (walikota) sudah jalan. Saya lagi ngeberesin tugas kantor dulu baru ke sini,” terangnya. Saat ini Toto dan seluruh kepala SKPD sedang menyusun APBD Perubahan.
Soal pelayanan kependudukan saat itu, khusus untuk dua dokumen. Yakni, melayani pembuatan akta kelahiran dan kematian. Untuk dokumen lain seperti membuat KTP tidak dilakukan dalam pelayanan keliling. “Ini periode kedua. Sebelumnya sudah dilakukan sejak Maret keliling ke tujuh kecamatan, sekarang di periode kedua ini yang keenam,” terang Toto.
Tujuan pelayanan keliling, untuk mendekatkan pelayanan kepada warga. Saat ini, kata dia, peran pemerintah adalah memberikan pelayanan. Maka, itu, sebisa mungkin pelayanan dilakukan dengan baik dan lebih dekat. “Dengan pelayanan di sini, mereka tidak harus mengeluarkan ongkos. Karena lokasinya di wilayah mereka,” ujarnya.
Ia juga menjamin, dengan pelayanan itu bukan bertujuan untuk memanjakan masyarakat. Karena, kegiatan itu juga digelar sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan. “Prinsipnya, mendekatkan pelayanan kepada warga, bukan memudahkan. Sebab, di kantor sama di sini syaratnya tetap sama,” tutur mantan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ini.(TE/kt)
Serba-Serbi5 hari agoKalender Februari 2026 Lengkap
Serba-Serbi5 hari agoKalender 2026 Pdf Free Download
Nasional5 hari agoBandara Internasional Banyuwangi Perkuat Peran sebagai Bandara Ramah Anak dan Ramah Lingkungan
Serba-Serbi5 hari agoAwal Puasa Ramadhan 1447 H Muhammadiyah Jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Banten5 hari agoJajaran Pengurus Bank Banten RUPS Luar Biasa Tahun 2026
Banten5 hari agoKomisi V DPRD Banten dan Dindik Bahas Program Sekolah Gratis di APBD 2026
Banten5 hari agoBank Banten Kelola Penuh Keuangan BLUD RSUD Balaraja
Jabodetabek7 hari agoJakarta Madrasah Award 2026, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Raih Penghargaan Bergengsi



















