Kampus
Radikalisme dan Terorisme Bukan Budaya Bangsa Indonesia

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menilai bahawa gerakan radikalisme dan terorisme yang selama ini terjadi, bukan merupakan cerminan dari kepribadian luhur bangsa Indonesia.
“Gerakan radikalisme dan terorisme harus dilenyapkan di bumi Indonesia, karena itu bukan budaya kita,”ungkap Ketum HMI Komisariat Adab dan Humaniora Cabang Ciputat, Fikri Dikriansyah, Jum’at (29/01).
Dalam menangkal gerakan radikalisme dan terorisme, Fikri berpendapat, harus ada upaya yang serius dan berkelanjutan dari berbagai pihak supaya gerakan tersebut tidak menyebar luas di kalangan masyarakat.
“Kami berupaya untuk memberikan pemahaman secara persuasif kepada anggota kami tentang nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan inklusif,” paparnya.
Fikri menerangkan, pada dasarnya nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan tidak bertentangan. Antara keduanya, satu sama lain sejalan beriringan.

“Islam itu harus menjadi rahmat bagi seluruh alam, kapan pun dan dimana pun. Dan itu kami dapatkan di HMI,” tegasnya. (ris/fid)
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional4 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek4 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall






















