Serang — Perhelatan pilpres di berbagai daerah telah memasuki masa deklarasi dukungan. Ratusan kelompok relawan muncul dan mendeklarasikan diri sebagai pendukung salah satu pasangan calon. Media luar ruang banyak dipenuhi gambar besar ketua relawannya sekaligus menunjukan kepada siapa ketuanya itu mendukung. Sepertinya semakin banyak gambar dukungan, semakin akan menang paslon yang didukungnya.
Namun asumsi itu dibantah praktisi pemenangan pemilu Eko Suprijadi. Menurutnya jika relawan itu hanya ramai-ramai saja buat atribut dan sibuk gelar acara deklarasi dapat dipastikan mereka tak melakukan kerja pemenangan di akar rumput.
“Yang dimaksud akar rumput adalah TPS. Kalau garap di udara terus, sibuk deklarasi dan main besar-besaran reklame, dijamin TPS akan kebobolan,” ujar peneliti Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) itu kepada wartawan di Kota Serang, Rabu (27/9).
Eko Suprijadi menyatakan, saat pilpres dan pileg digelar serentak dan semua pihak sibuk berkampanye untuk kepentingan diri dan partainya masing-masing maka menjadi penting adanya sepasukan khusus campaigner pilpres yang fokus dan khusus menggarap TPS. Karena inti dari semua pemilihan adanya di TPS. Eko mengingatkan, gaya-gaya lama seperti deklarasi di hotel-hotel mewah dan atau penggalangan massa untuk hadir di lapangan lalu dihibur joget-joget dan nyanyi, dampak elektoralnya diragukan.
“Berapa yang hadir, orang mana, mencoblos di TPS mana, jangan-jangan itu penggembira saja yang ikut hadir di sana-sini. Penting untuk diingat, siapapun akan mencoblos di TPS. Mereka yang menguasai TPS terbanyak, itulah yang akan menang,” ungkapnya.
Terpisah, kordinator Banten Bersatu Menangkan Nomor 01, Muhammad Fedullah menyatakan, ia dan timnya sedang bergerak menghimpun dan mengaktifkan kembali relawan-relawan pemenangan terlatih di tiap tingkatan seperti tingkat kabupaten kota, tingkat kecamatan, tingkat desa kelurahan bahkan sampai ke tingkat TPS untuk fokus bekerja di wilayahnya masing-masing dan berbasis area TPS.
“Kami sedang konsolidasi dan reaktivasi jaringan pemenangan sampai ke level TPS. Prinsipnya di semua TPS di Banten kita punya orang. Mereka akan melakukan kerja pemenangan di lokasi TPS masing-masing. Kami fokus di wilayah barat Banten,” ujarnya kepada wartawan sesaat setelah melakukan pertemuan dengan tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Provinsi Banten di Serang.
Di tempat yang sama, Koordinator Tim Bersatu Majukan Indonesia Provinsi Banten, Budiana menyampaikan timnya melakukan hal yang sama di wilayah Banten timur khususnya di Tangerang Raya.
“Kami fokus bekerja di level akar rumput. Selain kampanye akan sampai ke tangan para pemilih yang punya hand phone, kampanye kami juga akan masuk ke rumah-rimah pemilih. Door to door campaign berbasis TPS sedang dikerjakan. Kita terus garap itu selama masa kampanye sampai pencoblosan nanti. Pemilih akan kita edukasi agar mengedepankan pendekatan rasional dalam memilih. Mereka akan kita beri tahu mana saja program Jokowi yang berhasil dan tentu harus diteruskan, mana juga program yang masih dikerjakan sehingga benar-benar harus dilanjutkan,” urainya. (red/kts)
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Techno1 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System














