Hukum
Polres Pelabuhan Ciduk Pelaku Penipuan dan Penggelapan Ranmor

Kabartangsel.com – Tim Opsnal Unit I Ranmor dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah mengamankan seorang laki-laki yang tertangkap melakukan tindak pidana penipuan maupun penggelapan sepeda motor.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, membenarkan penangkapan tersebut. Kombes Argo menjelaskan Unit I Ranmor mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan modus menawarkan kepada pengiklan (pencari kerja) di OLX atas pekerjaan sebagai EMKL di Pelabuhan Tanjung Priok.
“Kasus tersebut terjadi pada Kamis (03/01/2019) sekira pukul 09.30 WIB dengan korban atas nama ‘BP’, dengan kerugian motor Vega R biru B-6664-BIV, handphone Oppo A3S, BPKB asli dan STNK asli,” terang Kombes Argo, di Jakarta, Jumat (11/01/2019).
“Berdasarkan laporan masyarakat tersebut Tim Opsnal Unit I Ranmor melakukan penyelidikan mendalam dan berhasil mendapat informasi dari sumber yang dapat dipercaya tentang adanya seorang laki-laki yang diduga pelaku ‘BS’ alias Cahyo alias Agung melarikan diri ke wilayah Harapan Indah Bekasi, Jakarta Utara,” jelasnya lagi.
Kombes Argo melanjutkan, atas dasar informasi tersebut selanjutnya tim pun bergerak cepat dengan melakukan pengejaran. Dan, Tim Opsnal Unit I Ranmor berhasil mengamankan seorang laki-laki sebagaimana tersebut di atas yang tertangkap tangan kedapatan sedang memiliki sepeda motor Vega R biru B-6664-BIV yang merupakan hasil penipuan serta penggelapan.
“Selanjutnya seorang laki-laki tersebut diamankan dan dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses lebih lanjut,” ujarnya menambahkan.
Masih dari keterangan Kombes Argo, bahwa Tim Opsnal Unit I Ranmor pun bergabung dengan Opsnal Unit 3 dan 4 melakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan ke kontrakan pelaku di Jalan Jampang Gang Haji Noni Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi.
Polisi pun sukses menemukan beberapa barang bukti. Antara lain, satu unit sepeda motor Jupiter MX F 3786 NL, dokumen lamaran , berikut helm hitam (perkara Unit 4); satu unit sepeda motor honda scoopy hitam B 3181 UMF, STNK serta BPKB asli, plat nomor, berikut helm merah (perkara Unit 3); satu buah tas berisi satu bendel dokumen lamaran pekerjaan; satu buah helm hitam motor Honda Vario; satu buah baju batik (yang dipakai saat melakukan penipuan dan terekam CCTV, red). Tersangka pun akan diancam dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP. (FER).
Internasional6 hari agoCloudMile Borong Empat Penghargaan di Google Cloud Next 2026, Perkuat Ekspansi AI dan Cloud di Indonesia
Pemerintahan6 hari agoWali Kota Benyamin Davnie Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangsel
Bisnis6 hari agoKolaborasi WINGS for UNICEF–Hers Protex Gelar Edukasi Menstruasi Remaja Putri di Sekolah
Nasional6 hari agoKementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Pemerintahan6 hari agoGebyar Lansia Tangsel: Benyamin Davnie Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif
Pemerintahan6 hari agoPemilih Pemula Diproyeksikan Dominasi Pemilu 2029, Pemkot dan KPU Tangsel Perkuat Demokrasi Lewat Sekolah Jawara
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta





























