Banten
Rano Karno Inginkan Pemprov Banten yang Transparan

Wakil Gubernur Provinsi Banten Rano Karno berbagi cerita tentang kepemimpinannya saat ini pasca penahanan Gubernur Banten Ratu Atut Choisyiah dalam kasus dugaan korupsi.
Rano mengaku bersama birokrat di Provinsi Banten sedang mempersiapkan diri untuk membenahi diri.
“Setiap provinsi punya kebijakan masing – masing. Dalam reformasi birokrasi di Provinsi Banten, saya berusaha. Walaupun saya belum punya wewenang apa – apa lakukan reformasi. Saya siap mereformasi. Modal awal adalah berubah,” katanya di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Rabu (26/03/2014).
Rano mengklaim mencoba agar meningkatkan transparansi sehingga tak ada yang ditutupi di Provinsi Banten. Dia menginstruksikan jajarannya untuk membuka APBD Banten kepada publik.
“Jangan lari dari aturan hukum. Buka APBD Provinsi Banten 2014, tidak boleh ada yang ditutupi. Kita harus bertanggung jawab. Kalau suatu saat melakukan kesalahan, saya siap bertanggung jawab apapun risikonya,” katanya. tegasnya.
Dengan meningkatkan akuntabilitas dan kapabilitas, pemeran si Doel dalam sinetron si Doel Anak Sekolahan itu yakin dapat menyelamatkan Provinsi Banten. “Apakah Provinsi Banten tak bisa diselamatkan, saya yakin bisa,” tegasnya. (sin/kt)
Pemerintahan7 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional4 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Tangerang Selatan4 hari agoPilar Saga Ichsan Lepas 393 Jemaah Haji Tangsel

























