Connect with us

Lifestyle

Panduan Menyiapkan dan Memberikan Makanan Bayi

Sejak baru lahir sampai usia enam bulan, asupan harian bayi hanya diperoleh dari ASI eksklusif. Seiring dengan semakin bertambahnya kebutuhan gizi bayi, nantinya ia membutuhkan asupan makanan selain ASI. Agar pemberian makanan untuk bayi dapat lebih optimal, Anda perlu memahami semua informasi penting berikut ini.

Mengapa bayi butuh asupan lain di usia enam bulan?

makanan bayi 7 bulan

ASI eksklusif adalah makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir sampai usianya enam bulan. Selama masa pemberian ASI eksklusif tersebut, Anda dianjurkan untuk tidak memberikan si kecil asupan makanan maupun minuman lainnya.

Ini karena di usia yang masih kurang dari enam bulan, pemberian ASI eksklusif saja sudah mampu memenuhi kebutuhan gizi harian bayi.

Advertisement

Bahkan, bayi sebenarnya memiliki cadangan persediaan zat gizi yang masih ada sejak masa kelahiran, contohnya zat besi.

Namun selepas usianya enam bulan, cadangan zat gizi tersebut habis dan pemberian ASI saja tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan bayi.

Inilah alasan mengapa bayi butuh asupan makanan pendamping ASI (MPASI) saat usianya menginjak enam bulan.

Sesuai dengan namanya, makanan pendamping ini diberikan bersamaan dengan ASI. Dengan kata lain, meski sudah bukan masanya lagi bagi si kecil untuk memperoleh ASI eksklusif, tetapi ASI sebaiknya masih tetap diberikan.

Advertisement

Pemberian MPASI ini seolah-olah sebagai masa peralihan atau transisi bagi bayi setelah sebelumnya hanya mendapatkan asupan ASI.

Sebelum nantinya benar-benar makan makanan padat hingga makanan keluarga, pemberian MPASI membantu bayi beradaptasi sembari tetap diberikan ASI.

Selain karena kebutuhan gizi bayi yang semakin banyak, sistem pencernaan dan kekebalan tubuh bayi juga mengalami perkembangan.

Sejak dilahirkan sampai beberapa bulan usianya bayi hanya mampu mencerna ASI. Namun sekarang, di usia sekitar enam bulan, tubuhnya telah lebih siap untuk mencerna makanan padat.

Advertisement

Jika ternyata ada satu dan lain hal yang membuat Anda ingin mengenalkan makanan padat kepada bayi sebelum usianya enam bulan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Biasanya dokter memiliki pertimbangan khusus jika bayi Anda memerlukan MPASI sebelum usia 6 bulan. Beberapa kasus tersebut misal jika berat badan bayi Anda kurang saat pemberian ASI saja atau ASI Anda kurang sehingga tidak mencukupi kebutuhan bayi.

Jika dibutuhkan pemberian MPASI lebih dini sebelum usia 6 bulan, biasanya dokter akan menyarankan pada usia di atas 4 bulan.

Pilihan makanan yang baik untuk bayi

menu MPASI tunggal

menu MPASI tunggal

Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi sampai usianya genap dua tahun dapat dilakukan secara bertahap.

Advertisement

Anda bisa memulainya dengan memberikan tekstur MPASI lumat, cincang, hingga nantinya bayi mampu makan makanan keluarga.

Menyiapkan makanan untuk si kecil sebenarnya mudah selama Anda tahu pilihan yang tepat. Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan RI memaparkan beragam komposisi bahan makanan untuk bayi, yakni:

  • MPASI lengkap, terdiri dari makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur, dan buah
  • MPASI sederhana, terdiri dari makanan pokok, lauk hewani atau nabati, dan sayur atau buah

Di sisi lain, memerhatikan komposisi bahan makanan si kecil saja kurang lengkap tanpa mengetahui kriteria yang baik.

Kementerian Kesehatan RI menerangkan kriteria MPASI yang baik untuk bayi, meliputi:

  • Padat energi, protein, serta zat gizi mikro yang kurang pada ASI seperti zat besi, seng, kalsium, vitamin A, vitamin C, dan folat
  • Tidak mengandung bumbu yang tajam dan menggunakan gula, garam, penyedap rasa, pewarna, maupun pengawet secukupnya saja
  • Gampang dimakan dan disukai bayi

Nah, sebagai penjabarannya, berikut beberapa pilihan makanan yang bisa Anda perkenalkan untuk bayi:

1. Buah dan sayur

buah dan sayuran untuk asam urat

buah dan sayuran untuk asam urat

Pemberian beragam buah dan sayur untuk bayi mulai diperbolehkan sejak bayi mendapatkan asupan selain ASI sebagai perkenalan.

Advertisement

Bayi yang lebih sering diberikan aneka buah dan sayuran berpeluang lebih besar untuk menyukai makanan ini saat dewasa kelak.

Sementara jika Anda menunda pemberian buah dan sayuran sampai usia bayi agak dewasa, biasanya ia cenderung untuk menolak dan lebih susah menyukainya.

Di samping kaya akan zat gizi seperti vitamin, mineral, dan serat, sayuran dan buah juga akan lebih mempercantik makanan bayi.

Ini karena campuran sayuran maupun buah dapat menambah warna pada makanan yang Anda sajikan. Bila si kecil tampak menolak sayuran atau buah yang Anda berikan, sebaiknya sabar dan jangan memaksanya.

Advertisement

Coba berikan menu lainnya dan baru sajikan sayuran atau buah yang sama beberapa hari kemudian. Biasanya, Anda perlu memberikan bayi sayuran atau buah yang sama setidaknya 10-15 kali sebelum mengambil kesimpulan ia menyukainya atau tidak.

Selama masa perkenalan dengan berbagai jenis sayuran dan buah, sah-sah saja untuk memberikan bayi aneka rasa. Mulai dari sayur atau buah yang manis, kecut, hingga cenderung pahit.

Cara ini akan membantu si kecil untuk belajar dan terbiasa menyukai aneka macam rasa makanan secara bertahap.

2. Sumber protein hewani

berat badan naik protein pengganti karbohidrat

berat badan naik protein pengganti karbohidrat

Pilihan protein hewani yang bisa Anda berikan untuk bayi mencakup daging merah, daging ayam, hati sapi, hati ayam, telur, hingga makanan laut.

Advertisement

Daging merupakan sumber zat gizi yang baik meliputi zat besi, seng, serta vitamin D di dalamnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, persediaan cadangan zat besi bayi habis saat usianya enam bulan.

Itu sebabnya, memasukkan asupan zat besi di dalam makanan harian bayi penting untuk mencukupi kebutuhannya.

Selain daging, makanan laut juga tidak kalah baik untuk diberikan kepada bayi selama tidak ada alergi. Makanan laut seperti ikan, udang, cumi, dan lainnya merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral.

Asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam ikan salmon juga baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung bayi sekaligus mendukung perkembangan otaknya.

Advertisement

Jangan lupa, usahakan untuk selalu memastikan sumber protein hewani ini telah dimasak hingga benar-benar matang.

Jika Anda menyajikan ikan maupun makanan laut untuk si kecil, pastikan juga bebas merkuri dan sudah tidak ada duri yang tertinggal.

Apa yang harus diperhatikan saat memberikan makanan bayi?

status gizi bayi

status gizi bayi

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), beberapa hal berikut ini perlu Anda perhatikan saat memberikan makanan untuk bayi:

1. Waktu pemberian protein hewani dan nabati

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, memperkenalkan bayi dengan aneka ragam sumber makanan memang sebaiknya dilakukan sejak dini.

Advertisement

Begitu pula dengan pemberian makanan sumber protein hewani dan nabati yang mulai dapat dilakukan sejak bayi berusia enam bulan alias masa MPASI.

Sumber protein hewani termasuk daging sapi, daging ayam, hati sapi, hati ayam, telur, serta berbagai makanan laut. Sementara tahu dan tempe termasuk pilihan sumber protein nabati.

2. Perhatikan saat memasak sumber protein hewani

Meski sangat diperbolehkan, Anda dianjurkan untuk memastikan telur, ikan, serta daging yang diberikan kepada bayi telah benar-benar matang.

Ini karena sumber protein hewani yang kurang matang berisiko mengandung bakteri. Jika makanan tersebut termakan oleh bayi, tidak menutup kemungkinan bisa membuatnya terserang penyakit.

Advertisement

3. Perhatikan pemilihan makanan dan minuman

Bayi tidak disarankan mengonsumsi madu dan jus buah bila usianya masih kurang dari 12 bulan atau satu tahun. Selain itu, hindari juga memberikan makanan dengan pemanis dan lemak yang tinggi.

4. Perhatikan cara memasak dan memberikan makanan

Anda wajib memerhatikan kebersihan tangan beserta peralatan masak sebelum mengolah makanan untuk si kecil. Tak kalah penting, pisahkan juga talenan yang digunakan untuk memotong bahan mentah dan bahan matang.

Terakhir, pastikan tangan bayi sudah dalam keadaan bersih sebelum makan.

5. Penggunaan minyak, mentega, dan santan diperbolehkan

Jika diperlukan, tidak masalah untuk menambahkan minyak, mentega, maupun santan ke dalam makanan bayi. Penambahan minyak, mentega, serta santan dapat berguna sebagai penambah kalori untuk si kecil.

Advertisement

Aturan pemberian makanan bayi

makanan bayi 8 bulan

makanan bayi 8 bulan

Memberikan makanan untuk bayi tidak bisa sembarangan. Selain memerhatikan pilihan makanan untuk si kecil, Anda juga perlu mengerti tekstur makanan di setiap usianya.

Bayi tidak bisa langsung diberikan makanan keluarga di awal masa transisi dari ASI eksklusif. Supaya tidak salah langkah, begini perkembangan tekstur, frekuensi, serta porsi makanan bayi di setiap tahapan usia menurut WHO:

Bayi usia 6-8 bulan

Setelah di usia 0-6 bulan sebelumnya bayi selalu menyusu ASI, kini tidak lagi. Anda mulai dapat memberikan makanan pendamping ASI dengan tekstur lumat (mashed) maupun yang telah disaring (puree).

Frekuensi makan bayi di usia 6-8 bulan ini biasanya sekitar 2-3 kali untuk makanan utama dan 1-2 kali untuk makanan selingan atau camilan sesuai dengan seleranya.

Advertisement

Sementara untuk porsi makannya, mulailah dengan 2-3 sendok makan yang bisa semakin ditingkatkan hingga mencapai ½ mangkuk ukuran 250 mililiter (ml). 

Bayi usia 9-11 bulan

Pada usia 9-11 bulan ini, buah hati Anda umumnya sudah bisa diberikan makanan yang dicincang halus (minced), cincang kasar (choped), dan makanan seukuran jari (finger food).

Frekuensi makan di usia ini sudah meningkat menjadi 3-4 kali untuk makanan utama dan 1-2 kali untuk makanan selingan sesuai dengan keinginan bayi.

Begitu pula dengan porsi sekali makan yang sudah mampu mencapai ½ mangkuk ukuran 250 ml. 

Advertisement

Bayi usia 12-23 bulan

Tiba di usia bayi 12-23 bulan, ia bisa dibilang telah mampu makan tekstur makanan apa saja alias seperti yang dimakan oleh anggota keluarga lainnya.

Frekuensi makan bayi di usia 12-23 bulan ini masih sama seperti usia sebelumnya, yakni 3-4 kali untuk makanan utama dan 1-2 kali untuk camilan.

Sementara porsi makan bayi sekarang sudah bisa mencapai ¾-1 mangkuk penuh berukuran 250 ml. 

Cara menyiapkan dan menyimpan makanan bayi

Proses menyiapkan dan menyimpan makanan bayi tidak kalah penting untuk diperhatikan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan untuk si kecil memang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian serta mendukung tumbuh kembangnya.

Advertisement

Cara menyiapkan makanan bayi

Ketika sedang mempersiapkan atau mengolah makanan untuk si kecil, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Pastikan Anda sudah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum mengolah makanan si kecil.
  • Pastikan peralatan masak dan makan untuk mengolah serta menyajikan makanan si kecil sudah dalam keadaan bersih.
  • Cuci kembali tangan Anda maupun bayi sebelum makan, tak terkecuali setelah dari toilet dan membersihkan kotoran si kecil.
  • Simpan makanan yang akan diberikan kepada bayi di wadah serta tempat yang bersih dan aman.
  • Hindari menggunakan talenan yang sama untuk memotong bahan makanan mentah dan matang.

Cara menyimpan makanan bayi

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan makanan bayi disimpan dengan cara sebagai berikut:

  • Simpan makanan seperti daging, ikan telur, susu, pasta, serta sayur-sayuran di dalam kulkas bersuhu kurang dari 5 derajat Celcius.
  • Simpan daging dan ikan di dalam wadah plastik dan letakkan secara terpisah dari makanan yang telah matang dan bahan-bahan siap makan.
  • Seluruh makanan harus disimpan sesuai dengan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan.
  • Hindari mengolah dan menyajikan makanan yang telah melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Makanan yang seharusnya disimpan pada kulkas tidak boleh diberikan atau diolah kembali setelah berada di suhu ruang selama dua jam atau lebih.
  • Makanan yang telah dicairkan dari freezer maupun kulkas harus segera diolah.
  • Makanan beku yang telah dimasak sebaiknya tidak dibekukan lagi.
  • Pisahkan pisau dan talenan untuk makanan matang dan makanan mentah terutama daging, ikan, ayam
  • Makanan matang disimpan di suhu ruangan tidak boleh lebih dari 2 jam

Bolehkah menambahkan gula, garam, dan micin?

jadwal makan bayi 6 bulan

jadwal makan bayi 6 bulan

Mungkin Anda kerap kali merasa kebingungan untuk menambahkan gula, garam, dan micin ke dalam makanan si kecil. Jika diberi tambahan perasa tersebut, ditakutkan belum saatnya untuk bayi.

Namun, jika tidak diberi tambahan perasa tersebut, bayi enggan makan karena rasanya yang hambar. Penting untuk diketahui bahwa pemberian gula, garam, serta micin ke dalam makanan si kecil sebenarnya tidak masalah.

Sebab, orang dewasa seperti Anda mungkin akan menolak makan makanan yang terasa hambar, begitu pun dengan si kecil.

Advertisement

Hanya saja, IDAI menyarankan gula dan garam untuk bayi kurang dari 12 bulan diberikan dalam jumlah yang sesedikit mungkin. Begitu pula dengam micin, sebaiknya tidak diberikan terlalu banyak.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan2 jam ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan12 jam ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan1 hari ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan1 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan1 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan1 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan2 hari ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan4 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan4 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam

Sport5 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan5 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi5 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi6 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport6 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport6 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten6 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport6 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten6 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Sport1 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport7 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Techno3 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Hukum3 minggu ago

Tiga Terduga Pelaku Ganjal ATM Ditangkap di Pamulang

Sport2 minggu ago

Jadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Event3 minggu ago

Serpong Art & Culture Festival 2026

Serba-Serbi2 minggu ago

Pemkot Bersama Dekranasda Gelar Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Semifinal Piala Presiden 2026

Techno3 minggu ago

Waspada Dugaan Penipuan Nevaconvert, Pulsa ke saldo Dana Tidak Masuk

Serba-Serbi3 minggu ago

Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Bisnis1 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib vs Persija, Persebaya vs Arema

Lifestyle3 minggu ago

Korea Kaja by.U: Gabungkan Kuota, uCoin, dan Dance untuk Trip Impian

Nasional3 minggu ago

KH Zulfa Mustofa Pimpin Doa di Hadapan Prabowo saat Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

Populer