Nasional
Ada Diskon 15 Persen untuk Pengguna Tol

Kabartangsel.com, JAKARTA — Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) memutuskan untuk memberikan diskon 15 persen kepada pengguna jalan tol pada periode mudik dan balik Lebaran tahun ini. Diskon tersebut berlaku di semua ruas jalan tol di Indonesia.
Seluruh operator jalan tol atau dikenal dengan badan usaha jalan tol (BUJT) di bawah naungan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) sepakat memberikan potongan harga pada 3 hari sebelum puncak arus mudik dan 3 hari selepas puncak arus balik.
Berdasar perhitungan pemerintah, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 30 Mei hingga 2 Juni 2019. Sementara itu, pada arus balik yang diperkirakan mulai 7 hingga 9 Juni 2019.
Ketua ATI Desi Arryani menjelaskan, ATI berharap dengan konfigurasi tanggal di atas, beban arus mudik yang diperkirakan paling banyak dipikul jalan tol lebih terdistribusi. Langkah itu juga mendorong para pemudik untuk berangkat lebih awal dan kembali lebih akhir. “Apalagi saat ini tol Trans-Jawa sudah tersambung. Kami memperkirakan volume lalu lintas akan naik signifikan,” terang Desi kemarin (24/5).
Selain itu, menurut Desi, potongan tarif diberikan agar masyarakat yang mudik tidak terlalu menanggung beban biaya yang tinggi. Desi juga menyampaikan bahwa diskon 15 persen untuk perjalanan menerus dalam satu cluster tol Trans-Jawa yang diberlakukan di beberapa ruas sejak 23 Mei 2019 dihentikan. “Ini sebagai bentuk kebersamaan ATI dan masyarakat selaku pengguna jalan tol. Kami ingin memudahkan perjalanan masyarakat bersilaturahmi kepada keluarganya,” jelas Desi.
Diharapkan, jadwal diskon yang disampaikan BUJT bisa menjadi acuan pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan mudik. Meski berlaku diskon 15 persen, BUJT tetap berupaya maksimal agar pengguna jalan selalu merasa aman dan nyaman.
Desi mengingatkan pemudik untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan mengisi penuh bahan bakar sebelum berkendara dan memasuki jalan tol. Hal itu tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga pengendara lain karena tidak menimbulkan antrean, terutama di gerbang tol. Desi menyebut, tujuan utama sistem e-toll adalah mengeliminasi waktu transaksi. “Kalau sampai gerbang masih repot minta bantuan top up, sama saja antrean tetap panjang,” katanya.
Ramdani Basri, pengurus ATI dan Dirut Nusantara Infrastruktur, mengungkapkan bahwa dengan diberlakukannya diskon, beberapa persen pendapatan hilang. Namun, dia optimistis bisa ditutup dengan peningkatan volume kendaraan yang signifikan. (jpg)
Event4 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Sport6 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta 1-3, Macan Kemayoran Bungkam Macan Putih di Stadion Brawijaya
Sport6 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport6 hari agoHasil Malut United FC vs Persita Tangerang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport6 hari agoPrediksi Pertandingan Malut United FC vs Persita Tangerang
Sport5 hari agoMoto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 20 Finis di Urutan ke-8
Sport5 hari agoHasil Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung 1-2
Bisnis1 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci






















