Lifestyle
Anak Makan Diam-Diam, Apa yang Mesti Ortu Lakukan?

Tak sedikit anak memiliki nafsu makan yang besar dan maunya terus-terusan makan. Kadang, hal ini membuat si kecil menyimpan dan mengambil makanan diam-diam supaya tidak ketahuan oleh Anda. Apalagi jika ada makanan yang ia suka dan Anda malah membatasi jumlahnya, seperti makanan manis atau makanan berlemak. Jika dibiarkan, kebiasaan ini tidak baik bagi kesehatannya.
Ketahui dulu kenapa si kecil ambil makanan diam-diam
Anda perlu tahu alasan mengapa anak makan diam-diam dan tak mau ketahuan oleh Anda. Terkadang anak-anak memiliki emosi yang sulit untuk ditangani, jadi mereka menggunakan makanan untuk membuat perasaannya lebih baik.
Bahkan rasa bosan, sedih, dan kecewa juga bisa memicu si kecil melakukan kebiasaan ini. Biasanya anak lebih sering mengambil makanan yang Anda batasi jumlahnya, tapi ia sangat senangi. Misalnya, kue manis, permen, atau biskuit manis.
Lantas apa yang harus Anda lakukan jika ini terjadi?
Tips menghadapi kebiasaan anak makan diam-diam
1. Jangan berteriak jika memergokinya
Berteriak saat mengetahui anak mengambil makanan diam-diam hanya akan membuatnya malu dan sedih. Sebaliknya, dengan tenang mengatasi kebiasaan anak makan diam-diam dengan mengatakan sesuatu yang lembut.
Anda bisa memberikannya pengertian bahwa jika ia mau makanan tersebut ia hanya perlu bilang dan jujur. Katakan juga jika sebenarnya Anda mungkin memberikan makanan tersebut ketika ia memintanya.
Berikan pula ia pemahaman mengapa Anda membatasi dan tidak membolehkannya makan makanan tersebut terlalu banyak. Kasih berbagai contoh kasus, misalnya jika ia sangat menginginkan makanan manis, Anda bisa memberi tahu ia dampak bila terlalu banyak makan makanan manis bagi kesehatannya.
Sekali lagi, pelan-pelan memberi tahu si kecil. Alih-alih membentaknya, Anda bisa melakukan kesepakatan, misalnya jika ia tidak mengambil makanan diam-diam lagi, Anda akan memberikan makanan yang dia mau. Tentu, dalam jumlah yang tetap Anda batasi.
2. Rencanakan waktu ngemil bersama

Jelaskan pada si kecil bahwa tidak ada yang salah dengan camilan atau makanan manis, asalkan ia juga memakan makanan bergizi yang Anda sajikan padanya.
Biarkan anak Anda memilih dua hari setiap minggu ketika Anda akan mengemas makanan favorit tambahan untuk makan siang.
3. Biarkan anak Anda menaruh porsinya sendiri

Anda sudah memutuskan kapan dan apa yang dimakan anak Anda. Beberapa anak mengambil makanannya sendiri sebagai cara untuk menegaskan kemandiriannya, jadi beri anak Anda kebebasan lebih untuk memilih berapa banyak yang ia bisa taruh di piringnya saat waktu makan.
4. Berikan makanan di saat tertentu

Bagikan semangkuk es krim saat Anda sedang berjalan bersama atau saat Anda menemaninya belajar. Ini akan membantu anak Anda berpikir tentang makan sebagai kegiatan menyenangkan yang dilakukan orang-orang bersama-sama dan di tempat terbuka.
Kabartangsel.com
Pemerintahan6 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Techno2 hari agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Techno2 hari agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Hukum2 hari agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Bisnis2 hari agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis2 hari agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Bisnis2 hari agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah
Techno2 hari agoKolaborasi dengan NVIDIA, Indosat Hadirkan AI hingga Pelosok Indonesia
















