Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) membentuk Tim Gugus Tugas untuk mengantisipasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Pembentukan tim ini sesuai dengan amanat Pasal 58 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pembinaan Potensi Pencarian.
Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel, Irma Safitri mengatakan tim tersebut beranggotakan pemerintah, penegak hukum serta lembaga terkait lain.
“Adanya kasus perdagangan orang di Tangsel menjadi perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan stakeholder terkait. Oleh sebab itu kami melakukan optimalisasi melalui rapat koordinasi,” ujarnya.
Setelah membentuk Tim Gugus Tugas, tahun ini pihaknya akan melakukan pengawasan secara tersembunyi ke tempat usaha yang sekiranya bisa menjadi tempat TTPO.
“Jika TPPO di Tangsel tahun lalu belum terkuak, tahun ini kita harus lebih optimal dalam pencegahan, kemudian jika terjadi harus mengkuak, dan itu adalah yang paling penting. Maka itu kita lakukan sosialisasi ke masyarakat, terutama pelajar mulai dari TK hingga SMA yang ada di Tangsel,” paparnya.
Perlu diketahui, TPPO sebagai dampak daripada kurang harmonisnya hubungan antar anak dan orangtua di dalam keluarga, faktor pendidikan, ekonomi dan faktor lainnya.
“Jika 8 fungsi keluarga telah diimplementasikan, anak-anak tidak akan rentan terjadi TPPO,” ungkapnya.
Sementara Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Tangsel, Sobrani Binzar mengatakan optimalisasi Tim Gugus Tugas terhadap TPPO ini bertujuan pencegahan dan lemberian informasi ke masyarakat terhadap human trafficking.
“Karena dampaknya sangat luas dan sangat membahayakan. Terlebih seperti bisnis penjualan Pekerja Seks Komersil (PSK), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal hingga penjualan organ tubuh. Saat ini kita lakukan rapat, dibentuk tim gugus tugas dan selanjutnya dilakukan penidnakan,” jelas Bannie. (plp)
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Techno1 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System














