Pemerintahan
Car Free Day Tangsel Akan Dilengkapi Stand Pelayanan dari SKPD
Program rutin jalur bebas kendaraan bermotor (car free day) bukan hanya untuk menekan angka pencemaran udara akibat gas buang kendaraan bermotor. Kegiatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, sekali setiap bulan ini juga akan dibarengi dengan dibukanya stand-stand pelayanan dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
Demikian disampaikan Walikota Airin Rachmi Diany, usai mengikuti acara berolahraga sepeda di sepanjang ruas jalan Raya Serpong.“Saat ini baru Dinas Kesehatan yang membuka stand donor darah dan pemeriksaan lainnya, juga ada Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” ungkapnya, Minggu, 26 Februari 2013.
Menurut Walikota, kedepannya disetiap kegiatan car free day dilaksanakan, akan dibuka stand-stand pelayanan dari SKPD lainnya. Seperti dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang membuka perekaman e-KTP serta perangkat daerah lainnya untuk membantu pelayanan kepada masyarakat di hari libur.
Kegiatan yang digulirkan pekan kedua setiap bulannya ini, lanjut Walikota Airin, untuk meningkatkan dan membantu warga yang membutuhkan pelayanan. Mengingat kesibukan warga melakukan rutinitas sehingga tak sempat memiliki waktu luang.
“Insya Allah, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat sebagai sarana menekan polusi udara dan olahraga saja. Tapi bisa jadi sarana silaturahmi dan membantu warga yang membutuhkan pelayanan,” terang Walikota Airin. Pihaknya akan meminta bantuan keamanan aparat kepolisian untuk menjaga kelancaran program car free day ini.
“Kita akan meminta bantuan pihak kepolisian dan Satpol PP, untuk membantu Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika menjaga titik-titik dan melarang pengguna sepeda motor yang ingin melintas di acara car free day ini. Namun, jika sepeda motor ingin melintas dapat mematikan mesin kendaraanya dan mendorongnya,” ungkap Walikota Airin.
Tak hanya itu, Walikota Airin pun berupaya akan menambah media sosialisasi berupa pemasangan banner car free day. Sehingga masyarakat dapat melihat rute kegiatan car free day ini. “Kita akan menambah sosialisasi sehingga masyarakat lebih mengetahui kegiatan car free day ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan – Dadang M. Epid, mengatakan, pada kesempatan kegiatan car free day kali ketiga ini membuka stand donor darah. Diharapkan setiap acara car free day, dapat mengumpulkan 25 kantong darah. “Kami berharap, masyarakat Tangsel yang datang ke car free day dapat melakukan donor darah dan setiap car free day diharapkan ada 25 hingga 30 kantong darah yang dapat disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan darah,” harap Dadang.
Program ini disambut antusiasme tinggi dari masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah masyarakat yang mengikuti kegiatan ini semakin ramai. Kegiatan yang dimulai mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB di sepanjang jalan Pahlawan Seribu mulai dari German Center hingga ITC BSD begitu ramai dipenuhi masyarakat.
Rahma (35 tahun), warga Cilenggang, kecamatan Serpong, sangat senang dengan adanya car free day ini. Dia berharap sekali-kali ada artis yang meramaikan kegiatan car free day ini. “Seru sih. Kalau bisa ada stand jajanan atau band yang menghibur selama car free day berlangsung,” ujar Rahma.(bpti-ts)
Pemerintahan3 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Pemerintahan4 minggu agoDipimpin Pilar Saga Ichsan, Tangsel Angkat Keberagaman Budaya Daerah di Karnaval APEKSI 2026
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
























