Lifestyle
Cara Mengobati Benjolan di Leher Berdasarkan Penyebabnya

Adanya benjolan di leher mungkin membuat Anda jadi cepat panik. Terlebih jika benjolan ini menyebabkan rasa sakit dan cenderung terus membesar. Bila demikian, Anda tentu ingin segera mencari cara mengobati benjolan di leher agar kembali kempis dan sembuh. Lantas, apa saja pengobatan yang bisa dilakukan? Mari simak ulasan berikut ini.
Apakah benjolan di leher selalu berbahaya?
Munculnya benjolan di leher tentu membuat orang yang mengalaminya panik. Namun, kebanyakan benjolan di leher nyatanya tidak membahayakan kesehatan. Benjolan yang ada di leher bisa berukuran kecil atau membesar, tergantung dari penyebab benjolan di leher itu sendiri. Namun, sebagian besar benjolan yang muncul di leher tergolong tumor jinak alias non-kanker.
Kebanyakan kasus benjolan leher disebabkan oleh pembengkakan kelenjar tiroid. Biasanya, benjolannya akan membesar dan membuat Anda sulit menelan atau bernapas. Benjolan di leher juga bisa disebabkan oleh gigitan serangga atau infeksi pilek. Biasanya benjolannya cenderung kecil dan lebih mudah disembuhkan.
Bagaimana cara mendeteksi penyebab benjolan di leher?

Sebelum Anda menentukan cara mengobati benjolan di leher, Anda perlu tahu dulu penyebabnya. Beberapa benjolan leher dapat berpotensi kanker sehingga pengobatannya pun tidak bisa sembarangan.
Itu kenapa Anda sebaiknya tetap pergi ke dokter dulu untuk mendapatkan diagnosis resminya. Deteksi penyakit sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit sebelum semakin parah.
Menurut American Academy of Otolaryngology, kanker kepala dan leher yang bermula dari benjolan dapat lebih mudah disembuhkan. Namun dengan catatan, penyakit tersebut sudah terdeteksi lebih awal dan segera ditangani, seperti dilansir dari Healthline.
Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi benjolan di leher, yaitu:
- Tes pencitraan, meliputi USG, radiasi sinar-X, CT scan, MRI, atau PET scan.
- Fine-needle Aspiration Cytology (FNAC), yaitu sejenis biopsi dengan memasukkan jarum kecil ke benjolan dan mengambil sampel sel tumor untuk diteliti.
Beragam cara mengobati benjolan di leher

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cara mengobati benjolan di leher tergantung dari masing-masing penyebab. Jika benjolan Anda disebabkan oleh infeksi bakteri, maka hal ini dapat diobati dengan pemberian antibiotik dari dokter.
Namun, bila benjolan di leher cenderung mengarah ke kanker, maka dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan tindakan pembedahan. Sebab jika tidak, sel kanker dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan menyebabkan kanker getah bening.
Berbagai cara mengobati benjolan di leher di antaranya:
1. Operasi
Benjolan yang sudah telanjur besar dan cenderung berbahaya perlu segera diangkat melalui operasi. Selain untuk mengangkat tumor, operasi ini juga bertujuan untuk memulihkan fungsi menelan dan berbicara yang terhambat akibat adanya tumor tersebut.
Pada saat-saat tertentu, operasi plastik atau terapi wicara mungkin diperlukan untuk mengoptimalkan kulit bekas operasi dan gangguan bicara akibat tumor. Jangan ragu untuk menanyakannya ke dokter jika Anda memerlukannya.
2. Terapi radiasi
Terapi radiasi adalah salah satu cara mengobati benjolan di leher dengan menggunakan radiasi sinar-X yang kuat. Cara ini umumnya dilakukan jika benjolan di leher Anda merupakan pertanda kanker.
Terapi radiasi dapat membantu mengecilkan sel kanker pada benjolan sekaligus menjaga jaringan-jaringan sehat dari kerusakan. Dokter akan memilihkan jenis terapi radiasi yang paling cocok untuk jenis kanker Anda.
3. Kemoterapi
Sama dengan terapi radiasi, kemoterapi juga hanya bisa dilakukan pada benjolan yang mengarah pada kanker. Kemoterapi dapat membantu mengecilkan tumor sebelum Anda menjalani tindakan operasi atau terapi radiasi. Selain itu, kemoterapi juga dapat meredakan nyeri yang banyak dikeluhkan oleh penderita kanker.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Tangsel3 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Bisnis4 minggu agoJKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja






















