Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap informasi yang didapat mengenai adanya kasus penculikan anak di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Namun setelah ditelusuri, menurut informasi yang didapat dari hasil penyelidikan. Tidak ditemukan adanya kasus penculikan seperti halnya yang tersebar di media sosial.
Selengkapnya terdapat di penjelasan!
KATEGORI: KLARIFIKASI
===
SUMBER: MEDIA DARING
===
NARASI:
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho: “Sejak awal beredarnya kabar itu, petugas langsung melakukan klarifikasi ke berbagai pihak. Hasilnya tidak ada peristiwa seperti yang dikabarkan itu,”.
===
PENJELASAN:
Beredar kabar melalui media sosial mengenai adanya aksi penculikan terhadap siswa Sekolah Dasar di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Informasi tersebut beredar sejak beberapa hari kebelakang dan cukup membuat warga sekitar resah. Guna melusurkan kabar yang menyebar di masyarakat, pihak kepolisian pun akhirnya menurunkan tim
khusus untuk mengklarifikasi kabar tersebut.
Melansir dari detik.com, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar adanya. Dwi menyatakan bahwa pihaknya langsung menurunkan tim khusus pasca mendengar adanya informasi seputar penculikan anak.
“Sejak awal beredarnya kabar itu, petuugas langsung melakukan klarifikasi ke berbagai pihak. Hasilnya, tidak ada peristiwa seperti yang dikabarkan itu,” pungkas Dwi.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, kendaraan dengan nomor polisi yang beredar di media sosial tidak ada di lokasi. Hal tersebut dibuktikan melalui rekaman CCTV yang ada di lokasi. Keterangan lain juga disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Ali Purnomo yang juga menjadi Ketua Tim Khusus dalam penyelidikan perkara ini. Ali menjelaskan bahwa anak yang dikabarkan menjadi korban penculikan juga sudah dimintai keterangan.
“Anak yang dikabarkan menjadi korban itu juga sudah kami klarifikasi. Dia juga mengaku tidak pernah diajak atau hendak dibawa oleh orang yang tak dikenal. Hanya dia sempat ditanya, apakah sudah ada yang menjemput atau tidak, itu saja,” tegas Ali.
===
REFERENSI:
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Techno2 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System













