Kampus
Gelar Pertemuan dengan Duta Besar Türkiye, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Buka Peluang MoU Perkuat Kerja Sama Internasional Antar Kedua Negara

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Syahid) kian memantapkan jejaring kerjasama internasionalnya, salah satunya melalui kunjungan audiensi langsung bersama Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, di Kedutaan Besar Türkiye, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Pertemuan ini membahas peluang dan potensi penguatan kerja sama bilateral di bidang pendidikan, kebudayaan, dan penelitian antara UIN Syahid dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Türkiye. Delegasi UIN Syahid dipimpin Kepala Pusat Layanan Kerja Sama Internasional, Prof. Arif Zamhari, M.Ag., Ph.D., didampingi Ratna Faeruz, M.Pd., Nurbaini Futuhat Wulan Sari, M.I.Kom., dan Zulfiana Said, S.I.Kom.
Prof. Arif Zamhari menuturkan, audiensi ini sebagai langkah penting guna memperkuat posisi UIN Syahid sebagai kampus bereputasi global melalui kolaborasi internasional. Hal ini juga sebagai wujud komitmen dalam memperluas kerja sama internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan akademik, riset, dan peningkatan kapasitas sivitas akademika PTKI pada umumnya dan UIN Syahid sendiri pada khususnya.
“Türkiye merupakan mitra strategis dengan tradisi keilmuan yang kuat dan relevan bagi pengembangan studi Islam, serta ilmu pengetahuan moderen. Hal ini sejalan dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang senantiasa berkomitme memperluas kerja sama internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan akademik, riset, dan peningkatan kapasitas sivitas akademika,” ungkap Prf. Arif Zamhari mewakili rombongan UIN Syahid.
Gayung pun bersambut, Duta Besar Republik Türkiye, Prof. Dr. Talip Küçükcan turut mengamini inisiatif UIN Syahid dan membuka pintu kerja sama seluas-luasnya hingga membahas penyusunan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai payung hukum atas kolaborasi kedua belah pihak. Menurutnya, model kerja sama yang tumbuh dari kebutuhan fakultas dan unit akademik akan lebih efektif serta berkelanjutan.
“Kami melihat pendekatan bottom-up lebih produktif, karena lahir dari kebutuhan nyata di tingkat akademik, dengan demikian, program kerja sama dapat berjalan aktif dan memberi manfaat jangka panjang,” ungkapnya.
Selain membahas MoU, pertemuan hangat tersebut juga menyoroti pentingnya mengaktifkan kembali kerja sama rintisan yang sebelumnya terjalin, diantaranya kerja sama dengan Ankara University. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat memperdalam komunikasi lanjutan guna membahas implementasi program agar kolaborasi historis tersebut dapat berkembang dengan konkret.
Lebih jauh pertemuan tersebut juga membuka peluang pengembangan dual program antara UIN Syahid dengan berbagai universitas terkemuka di Türkiye, sekema ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan UIN Syahid melalui pengalaman akademik lintas negaran dan penguatan kompetensi global. Disamping itu, Türkiye juga menawarkan peluang mendirikan Resource Center Türkiye di lingkungan UIN Syahid sebagai ruang belajar bersama megenai sejarah, budaya, dan literatur bahas Türkiye bagi sivitas akadeika.
Sementara pada sektor mobilitas mahasiswa, Kedutaan Besar Türkiye memberikan dukungan terhadap inisiasi program pertukaran mahasiswa serta partisipasi dalam Summer Course bekerja sama dengan Marmara University.
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport5 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027
















