Nasional
Cek Fakta: [SALAH] Aksi Sweeping Pendukung 02 Terhadap Pendukung 01 Di Soloraya
![[SALAH] Aksi Sweeping Pendukung 02 Terhadap Pendukung 01 Di Soloraya](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2019/04/1554887951_430_Cek-Fakta-SALAH-Aksi-Sweeping-Pendukung-02-Terhadap-Pendukung-01-Di-Soloraya.png)
Debunk ini berisi bantahan terkait info di media sosial yang menyebut bahwa pendukung 02 melakukan aksi sweeping terhadap para pendukung 01 di wilayah Solo dan sekitarnya. Kepala Subbagian Humas Polresta Surakarta Yuliantara Proriyanta menegaskan, informasi yang beredar ini adalah kabar hoaks.
======
[KATEGORI]: FABRICATED CONTENT / HOAKS
======
[SUMBER]: MEDIA SOSIAL
======
[PENJELASAN]:
Beredar informasi di media sosial terkait potensi sweeping yang dilakukan pendukung pasangan calon 02 terhadap para pendukung pasangan calon 01 di wilayah Solo dan sekitarnya seperti Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, dan Sragen.
Para pendunkung 01 diharapkan agar tidak memakai atribut kampanye sebelum memasuki wilayah solo.
Menanggapi hal itu dilansir dari kompas.com, Kepala Subbagian Humas Polresta Surakarta Yuliantara Proriyanta menegaskan, informasi yang beredar ini adalah kabar hoaks.
AKP Yuliantara Proriyanta membantah ada sweeping yang dilakukan pendukung Prabowo-Sandiaga Uno terhadap pendukung Joko Widodo- Ma’ruf Amin di wilayahnya. Menurut dia, seluruh petugas saat ini tengah bertugas untuk memastikan kampanye berjalan aman.
“Semuanya (polisi) berada di lapangan,” kata Yuliantara saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/4/2019).
Petugas kepolisian, lanjut Yuliantara, turun ke lapangan terdiri dari berbagai daerah, bukan hanya polisi di wilayah Surakarta. “Hampir 2000-an (petugas yang berjaga di lapangan),” ujar dia.
Yuliantara menyampaikan, pesan hoaks ini dimunculkan oleh orang tak bertanggung jawab, dengan motif ingin menciptakan keresahan dan rasa takut di masyarakat.
Masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati terhadap segala informasi yang diterima.
“Dilihat dari sumbernya, jangan langsung menyebarkan,” kata Yuliantara.
Seperti diketahui, pada Selasa (9/4/2019) dan Rabu (10/4/2019) terlaksana kampanye terbuka di wilayah Solo. Pada Selasa, kampanye dilakukan oleh pendukung Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan, keesokan hari kampanye dilakukan oleh pendukung Prabowo-Sandiaga.
Penelusuran lebih lanjut, dilansir dari Swamedium.com, yang dimaksud “sweepinng” adalah mensweeping sisa-sisa sampah yang berserakan di stadion sriwedari pasca kampanye 01 pada selasa 09/04/19 siang.
Hal itu dilakukan agar saat acara #PutihkanSriwedari yang merupakan acara kampanye kubu 02 pada Rabu (10/4/2019) pagi, lokasi acara dalam kondisi bersih.
Dengan waktu yang tidak banyak, mereka bergotong royong membersihkan sampah sisa acara kampanye 01 yang baru selesai jelang Maghrib.
[KESIMPULAN]:
Informasi mengenai sweeping yang dilakukan oleh kubu pendukung 02 terhadap pendukung 01 di wilayah solo dan sekitarnya adalah tidak benar adanya setelah dikonfirmasi oleh Kepala Subbagian Humas Polresta Surakarta Yuliantara Proriyanta.
Konteks “Sweeping” itu sendiri merupakan aksi sweeping sampah-sampah atau bersih-bersih di sekitaran stadion Sriwedari pasca kegiatan kampanye terbuka kubu 01 pada selasa 09/04/19,karena pada hari rabu (10/4/2019) lokasi yang sama akan digunakan sebagai tempat kampanye terbuka kubu 02.
======
REFERENSI:
Pemerintahan6 hari agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel
Internasional7 hari agoPraka Farizal Rhomadhon Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur di Lebanon
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Gelar Halalbihalal Bersama Keluarga Besar Setwapres
Bisnis6 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg
Banten6 hari agoLiga 4 Piala Gubernur Banten 2026 Diikuti 14 Klub
Bisnis6 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Hukum6 hari agoBhabinkamtibmas Pantau Penyaluran Bantuan Pangan Bulog di Rawabuntu
Infografis6 hari agoDolar AS Hari Ini Tembus Rp17.018, Nilai Tukar Rupiah Melemah Awal April 2026



















