Connect with us

Cek Fakta

Cek Fakta: [SALAH] Hasil Operasi Usus Buntu yang Penuh Boba

Published

on

[SALAH] Hasil Operasi Usus Buntu yang Penuh Boba

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli (Universitas Sumatera Utara)

Unggahan ini merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Ahli pencernaan mengonfirmasi bahwa video itu merupakan operasi kantung empedu. Butiran-butiran hitam yang terdapat di dalam video bukan kumpulan boba, melainkan batu-batu empedu yang bisa jadi disebabkan oleh kolesterol tinggi.

Selengkapnya ada di penjelasan.

Advertisement

=====
[KATEGORI]: FALSE CONTENT/Konten Menyesatkan

=====

[SUMBER]: FACEBOOK
archive.vn/dwFgV
https://m.facebook.com/groups/AndaBertanyaSainsMenjawab/permalink/4546299905416990/

=====
[NARASI]:

“Kenapa Boba ini tidak hancur oleh cairan asam lambung, sementara cairan asam lambung ini sangat kuat utk menghancurkan makanan, padahal Boba ini hanya sejenis gel atau agar-agar.
— Hasil operasi usus buntu dan didapatkan Bubble Tea yg TIDAK bisa hancur “Xi Bo Ba”. Kurangi kunsumsi Bubble Tea sebelum terlambat.😰😰😰”

Advertisement

=====
[PENJELASAN]:

Sebuah akun Faceebook bernama Dadan Sukarna membagikan unggahan video yang disebutnya sebagai proses operasi  usus buntu. Dalam video berdurasi 30 detik itu dapat dilihat sebuah kantung yang ketika dibelah, mengeluarkan butiran-butiran hitam yang diklaim sebagai kumpulan boba. Video ini sudah ditonton sebanyak 1,4 juta kali, dibagikan sebanyak kurang lebih 95 ribu kali dan mendapat ribuan respon komentar dari pengguna Facebook lainnya.

Namun saat dilakukan penelusuran, unggahan seperti ini ternyata merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Hoaks ini juga sempat viral di sepanjang tahun 2020.

Melansir dari artikel Detik.com, ahli pencernaan Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM),  menyatakan bahwa gambar yang ditampilkan dalam video tersebut adalah kantung empedu dan tidak ada kaitannya dengan boba.

Advertisement

Menurutnya butiran-butiran hitam di dalam video tersebut bukan diakibatkan oleh boba yang diketahui terbuat dari karbohidrat. Dokter Ari menyatakan bahwa batu-batu kecil di dalam kantung empedu, disebabkan oleh tingkat kolesterol yang tinggi.

“Jadi orang-orang yang makan cokelat, keju yang tinggi lemak itu akan menyebabkan kolesterol tinggi. Kalau itu banyak kita temukan kasus-kasus (batu empedu) seperti itu. Jadi tidak mungkin boba yang kandungannya itu karbohidrat, tidak berubah bentuknya di dalam kantung empedu,” ucap Dokter Ari.
Dokter Ari pun menjelaskan, jika itu boba, dipastikan akan hancur setelah melewati proses pencernaan, sekali pun tidak dikunyah. Namun tidak menjadi alasan untuk manusia dapat mengonsumsinya secara berlebihan dan terus menerus, sebab hal ini dapat meningkatkan potensi seseorang untuk terkena penyakit kencing manis. Kencing manis atau diabetes dapat menyebabkan penyakit komplikasi, seperti kerusakan saraf, tekanan darah tinggi, dan mengerasnya dinding pembuluh darah.

Tak hanya itu, walaupun tetap akan hancur meski tidak dikunyah, Dokter Ari juga mengatakan bahwa boba yang tidak dikunyah dengan benar akan sulit untuk dicerna. Ini akan meningkatkan beban kerja dari lambung untuk menghancurkan makanan sehingga dapat menimbulkan masalah pada pencernaan.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan, video yang mengklaim operasi usus buntu yang berisi kumpulan boba merupakan unggahan hoaks kategori false content atau konten yang salah.

Advertisement

=====
[REFERENSI]:

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4866922/batu-empedu-disangka-boba-dan-ancaman-sesungguhnya-bola-bola-tapioka

https://lifestyle.okezone.com/read/2020/01/20/481/2155512/video-diduga-boba-keluar-dari-kantung-empedu-itu-hoax-ini-penjelasan-dokter?page=2

 

Copyright ©

Advertisement

Populer