Connect with us

Nasional

Cek Fakta: [SALAH] Pemilu Di Australia Pendukung 02 Tidak Boleh Masuk, Alasan Waktu Sudah Habis

[SALAH] Pemilu Di Australia Pendukung 02 Tidak Boleh Masuk, Alasan Waktu Sudah Habis

Video yang beredar
tersebut merupakan video yang sebelumnya digunakan untuk tuduhan Ketua KPPS Sydney
bernama Samsul Bahri pendukung 02. Pria yang menutup pintu pada saat Pemilu di
Sydney tersebut bukanlah Ketua maupun Anggota KPPS Sydney, Australia. Adapun,
yang tidak bisa mencoblos bukan hanya pendukung 02, melainkan WNI yang ada di
Sydney. Berdasarkan keterangan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney
dalam laman pemilusydney.org.au, PPLN beralasan penyebabnya lantaran banyaknya
pemilih yang tidak terdaftar dan waktu penyewaan gedung yang sudah habis. Untuk
keterangan PPLN lebih lengkapnya silakan baca bagian PENJELASAN.

=====

Kategori: False
Context

=====

Advertisement

Sumber: Whatsapp
dan Facebook

https://www.facebook.com/groups/711579892350306/permalink/1355498977958391/

=====

Narasi:

Advertisement

Pemilu di
australia pendukung 02 tdk boleh masuk… alasan waktu sudah habis….

=====

Penjelasan:

Beredar video yang
diklaim sebagai aksi penghadangan kepada pendukung Calon Presiden dan Wakil
Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno saat ingin
melakukan pencoblosan di Australia. Dalam video tersebut terlihat seorang pria
melarang para Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin mencoblos.

Advertisement

Klaim atas video
tersebut tidak benar. Sebab, beberapa waktu sebelum video ini tersebar, sempat
tersebar video yang sama dengan narasi berbeda, yakni pria dalam video tersebut
dikatakan sebagai Samsul Bahri Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara
(KPPS) sebagai pendukung 02. Klaim tersebut sudah didebunk berdasarkan
klarifikasi dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU). Berikut kutipan debunknya
dari link ini:

[…] Komisioner
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra membantah bahwa nama Samsul Bahri
sebagai Ketua KPPSLN.

“Di hoaks itu
muncul bahwa seakan-akan Samsul Bahri anggota KPPSLN, di kita enggak ada yang
namanya Samsul Bahri,” ungkap Ilham. Ia pun menambahkan, nama tersebut pun
tidak tercantum sebagai anggota KPPSLN di manapun.

Senada dengan
Ilham, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi juga menyatakan bahwa nama Samsul
Bahri tidak ada dalam Surat Keputusan (SK) Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)
maupun SK KPPS. “Kami sudah cek SK PPLN maupun SK KPPS luar negeri, tidak ada
nama tersebut,” ujar Pramono.

Advertisement

Selain pihak
komisioner KPU, bantahan perihal Samsul Bahri sebagai Ketua KPPSLN di Sidney,
Australia juga disampaikan oleh Anggota Sekretariat PPLN Sydney, Hermanus
Dimara. Ia menegaskan, memang ada Warga Negara Asing (WNA) dalam TPS di KJRI
bernama Samsul Bahri, tapi dia bukan Ketua KPPSLN, melainkan hanya pendukung
salah satu pasangan calon.

“Itu WNA (eks WNI)
yang diviralkan sebagai ketua KPPSLN, padahal tidak. Beliau bukan WNI, jadi
tidak bisa jadi KPPSLN, Panwaslu, atau pun saksi,” kata Hermanus.[…]

Perihal kericuhan
pencoblosan di Sydeney, pihak Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney pun
sudah memberikan klarifikasinya. Berikut kutipan klarifikasinya dari laman pemilusydney.org.au:

[…] Pelaksanaan
Pemungutan Suara Sabtu, 13 April 2019 di wilayah kerja PPLN Sydney

Advertisement

Secara umum
pelaksanaan pemungutan suara yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 April 2019 di
wilayah kerja PPLN Sydney yang meliputi New South Wales, Queensland dan South
Australia berjalan lancar. Pemungutan suara tersebar di 22 TPSLN dengan rincian
sebagai berikut: 4 TPSLN berlokasi di KJRI Sydney, 5 TPSLN berlokasi di Sydney
Town Hall, 3 TPSLN berlokasi di Marrickville Community Centre, 3 TPSLN
berlokasi di Yagoona Community, 3 TPSLN berlokasi di Good Luck Plaza, 2 TPSLN
berlokasi di Sherwood State School-Brisbane dan 2 TPSLN di Adelaide State
Library. Hampir semua lokasi adalah gedung yang disewa.

Pemungutan suara
dimulai pukul 8.00 sampai 18.00 waktu setempat. Acara dimulai dengan upacara
pembukaan oleh KPPSLN dan selanjutnya dilakukan pelayanan kepada Pemilih yang
terdaftar sebagai DPTLN dan DPTbLN. DPTLN adalah daftar pemilih yang ditetapkan
oleh KPU per 12 Desember 2018. Untuk PPLN Sydney jumlah DPTLN adalah 25.381
pemilih. Sedangkan definisi singkat untuk DPTbLN adalah pemilih yang sudah
menjadi DPT namun pindah lokasi memilih. Pada umumnya pemilih yang hadir dan
terdaftar sebagai DPTLN dan DPTbLN terlayani dengan baik sejak pagi hari.

Tidak sedikit
pemilih yang datang adalah pemilih yang tidak terdaftar atau tidak tahu bahwa
yang bersangkutan masuk dalam kriteria DPKLN (Daftar Pemilih Khusus Luar
Negeri). Yang mana DPKLN baru diperbolehkan mencoblos pada satu jam terakhir
atau jam 17.00 sampai 18.00. Pemilih DPKLN adalah pemilih yang belum terdaftar
sebagai DPT dan baru mendaftar setelah tanggal penetapan DPTLN (12 Desember
2018).

Penjelasan dan
pemahaman juga diberikan kepada beberapa pemilih yang mengalami kendala dalam
mendapatkan informasi terkini seperti tempat/lokasi TPS mencoblos dan metode
pemilhan yang digunakan apakah POS atau TPS.

Advertisement

Menjelang jam
17.00 atau mendekati waktu bagi DPKLN untuk melakukan pencoblosan, antrian
pemilih mencapai puncaknya. Pemilih DPKLN yang ingin mencoblos memenuhi pintu
masuk lokasi gedung TPS berada. Untuk mengurangi antrian, KPPSLN yang bertugas
berusaha semaksimal mungkin mempercepat pelayanan terhadap pemilih. Pemilih
disabilitas diberi akses khusus sehingga bisa melakukan pencoblosan tanpa perlu
mengantri.

Ketika waktu
menunjukkan pukul 18.00, masih banyak orang berkumpul di depan pintu masuk
lokasi gedung TPS. Dengan berbagai pertimbangan dan musyawarah dengan Panwaslu,
Saksi, Perwakilan Mabes POLRI dan pihak keamanan gedung; terutama pertimbangan
keamanan gedung dan waktu penggunaan gedung yang terbatas, maka penutupan pintu
masuk gedung dilakukan pada pukul 18.00. Pemilih yang berada di luar gedung
telah diberi penjelasan bahwa waktu pencoblosan telah berakhir, namun pelayanan
masih dilakukan pada pemilih yang sudah memasuki gedung. Beberapa pemilih yang
diluar gedung masih kurang puas meskipun telah diberikan penjelasan oleh PPLN.

KPPSLN melanjutkan
pelayanan kepada seluruh pemilih yang sudah memasuki gedung hingga sekitar jam
19.00. Selanjutnya, KPPSLN melakukan proses penghitungan sisa surat suara dan
administrasi dokumen. Kotak suara digembok dan disegel dengan disaksikan oleh
Panwaslu dan Saksi. Dikarenakan batas waktu penyewaan gedung yang terbatas,
beberapa TPSLN diharuskan meninggalkan gedung jam 20.00. Bahkan telah dilakukan
perpanjangan waktu penggunaan gedung guna menyelesaikan seluruh proses
pemungutan suara.

Selanjutnya,
KPSSLN yang bertugas di luar KJRI Sydney mengirimkan seluruh logistik pemilu ke
KJRI untuk disimpan. Sekitar jam 1 dini hari, minggu, 14 April 2019 seluruh
logistik pemilu telah tersimpan baik di KJRI Sydney. Logistik pemilu termasuk
kotak suara yang didalamnya terdapat suara suara akan dibuka pada Rabu, 17
April 2019 untuk proses penghitungan suara. (PPLN Sydney)[…]

Advertisement

Dari klarifikasi
tersebut ada dua kesimpulan alasan dari PPLN perihal kericuhan pencoblosan di
Sydney, Australia. Pertama ialah perihala banyaknya WNI yang datang untuk
memilih tidak terdaftar dalam DPT dan kedua ialah perihal batas waktu
penggunaan gedung sewaan yang dijadikan lokasi pemungutan suara.

Berdasarkan paparan
tersebut, maka klaim pada video sumber tidak tepat. Pertama, pria yang ada
dalam video bukanlah bagian dari KPPS ataupun PPLN. Dan, kedua, WNI yang tidak
dapat memberikan hak suara di Australia bukan hanya pendukung dari Capres dan
Cawapres Nomor Urut 02, melainkan merata kepada semua WNI yang ingin mencoblos
di Sydney, Australia. Dengan demikian, video tersebut masuk ke dalam kategori false context.

Referensi:

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/874186689580534/

Advertisement

https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/ppyo6k428/ppln-sydney-jelaskan-kronologi-wni-tak-bisa-coblos-suara

https://news.detik.com/berita/d-4510346/ppln-jelaskan-duduk-perkara-kisruh-coblosan-di-sydney

https://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v3.2https://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v3.2https://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v3.2

Copyright ©

Advertisement
Nasional5 jam ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport2 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer