Informasi yang salah. Faktanya, Menko Marves Luhut Pandjaitan bekerjasama dengan Asosiasi Produsen Listrik Swasta (APLSI) dalam mendatangkan 40 ton alat kesehatan untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Facebook
= = = = =
NARASI:
“HATI2 TES COVID ASAL CHINA BEKERJA SAMADGN LBP, RENCANA PEMBUNUHAN MASSAL UNTUK PRIBUMI, INI HIMBAUAN MENTERI AUSTRALIA, AGAR RAKYAT INDONESIA WAJIB MENOLAKNYAATAU MELAWAN MAAF INI PENTING !! JGN DISEPELEKAN, WAJIB DISAMPAIKAN KEPADA SELURUH RAKYAT INDONESIA. + Menkes menghalalkan spt tergesa2 mendaulat vaksin tsb legal Tampa uji akurat kitakah yg akan jd barometer uji coba”
= = = = =
PENJELASAN:
Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Bunda Khumairah berupa tangkapan layar yang berisikan narasi bahwa Tiongkok dan Luhut bekerjasama merencanakan pembunuhan massal terhadap pribumi dengan 40 ribu ton alat tes Covid-19. Postingan ini dikomentari 15 kali dan disukai 11 kali.
Berdasarkan siaran pers No.SP-37/HUM/ROKOM/SET-MARVES/VI/2020 dari maritim.go.id bahwa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia bekerjasama dalam mengkoordinasi sumbangan alat-alat kesehatan sekitar 40 ton untuk pengendalian dan penangan wabah Covid-19 di Indonesia. Alat-alat kesehatan tersebut diangkut dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada 26 Maret 2020. Foto yang digunakan adalah Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton pada 17 Oktober 2019 yang menjanjikan akan meningkatkan pendanaan untuk organisasi ASIO (Australian Security intelligence Organization) yang kesulitan untuk memenuhi tuntutan dari undang-undang baru tentang intervensi asing, spionase, dan terorisme.
Melihat dari penjelasan tersebut, tangkapan layar Tiongkok dan Luhut bekerjasama merencanakan pembunuhan massal terhadap pribumi dengan 40 ribu ton alat test Covid-19 adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
https://maritim.go.id/kemenko-marves-bantu-datangkan-bantuan-40-ton-alat/
https://maritim.go.id/bantuan-40-ton-alat-kesehatan-untuk-penanganan-covid-19/
https://www.voanews.com/east-asia-pacific/australia-promises-more-money-overwhelmed-spy-agency
Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).





Banten5 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Pemerintahan2 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Nasional2 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional2 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin












