Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] Video “Menolak lupa tragedi pembantaian anak usia 15 tahun pada bulan puasa tanggal 23 mei 2019 oleh pasukan Brimob”
![[SALAH] Video “Menolak lupa tragedi pembantaian anak usia 15 tahun pada bulan puasa tanggal 23 mei 2019 oleh pasukan Brimob”](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2022/08/Cek-Fakta-SALAH-Video-Menolak-lupa-tragedi-pembantaian-anak-usia.jpg)
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.
Hoaks lama yang kembali beredar. Faktanya, video tersebut bukan merupakan video pembantaian anak berusia 15 tahun, melainkan pemukulan pria berusia 30 tahun bernama Andi Bibir.
Selengkapnya di bagian Penjelasan.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Twitter
https://archive.cob.web.id/archive/1661674745.230429/singlefile.html
= = = = =
NARASI:
“Menolak lupa tragedi pembantaian anak usia 15 tahun pada bulan puasa tanggal 23 mei 2019 oleh pasukan Brimob”
= = = = =
PENJELASAN:
Akun Twitter dengan nama pengguna “camilajenie” mengunggah sebuah video yang menunjukkan sekelompok orang berseragam tengah memukuli seorang pria. Video tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan rekaman pembantaian anak berusia 15 tahun oleh Brimob.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan hoaks lama yang beredar kembali. Faktanya, video tersebut bukan merupakan video pembantaian anak berusia 15 tahun, melainkan pemukulan pria berusia 30 tahun bernama Andi Bibir.
Menurut KBBI, arti kata “pembantaian” adalah “pembunuhan secara kejam dengan korban lebih dari seorang”. Sedangkan, Andi Bibir selaku korban pemukulan masih hidup dan merupakan salah satu perusuh saat aksi 22 Mei 2019 yang berhasil ditangkap.
Lebih lanjut, Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo juga menegaskan bahwa pihak Polri akan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas yang terlibat dalam aksi pemukulan, sebab aksi tersebut merupakan tindakan yang berlebihan.
Narasi dengan topik serupa juga pernah beredar bulan Mei 2019. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Harun, Remaja yang Dianiaya Depan Masjid Al Huda Dikabarkan Mati Syahid” yang diunggah pada 25 Mei 2019 lalu.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “camilajenie” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
Source:Turnbackhoaks
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya



























