Nasional
Cek Fakta: [SALAH] Video Polisi Bagi-Bagi Sembako Jelang Pilpres 2019
![[SALAH] Video Polisi Bagi-Bagi Sembako Jelang Pilpres 2019](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2019/04/Untitled-1.png)
Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo tegaskan itu hoax dan tidak benar.
======
Kategori : DISINFORMASI / Misleading Content
======
Sumber : Media Sosial Facebook dan Twitter
Narasi :
1. Didepan pasar gede, solo. Silahkan nilai sendiri. Udah malas mention polisi, kpu dan bawaslu, pekerjaan sia2. Koar-koar sok suci. Jijiklah!!!
2. Makin rajin bagi bagi sembako dibantu polisi.
======
Penjelasan :
Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah polisi sedang membagikan sembako kepada masyarakat, telah viral di media sosial sejak beberapa hari belakangan ini.
Banyak warganet mengaitkan aksi polisi tersebut dengan keikutsertaan polisi dalam kampanye capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf, apalagi hari pencoblosan yang tinggal 2 pekan lagi.
Ada juga warganet yang menarasikan bahwa peristiwa itu terjadi di Pasar Gede, Solo, Surakarta.
Sehingga, masyarakat menuding polisi tidak netral dalam pilpres 2019.
Faktanya, anggapan dan tudingan tersebut tidak benar.
Berdasarkan penelusuran, ditemukan video yang berdurasi 45 detik tersebut sudah ada di kanal Youtube pada April 2018, yang diunggah oleh akun Youtube bernama Diponegoro Channel, diberi judul “Polisi Bantu Pak Jokowi Bagi Sembako di Solo”.
Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo juga menegaskan itu hoax dan tidak benar.
“Kejadian dalam video tersebut adalah kegiatan saat kepolisian membantu dan mengamankan pembagian sembako pada Lebaran 2017 lalu,” jelasnya kepada awak media, Rabu (3/4).
Dijelaskan Kapolres, adanya keterlibatan petugas Kepolisian dalam acara tersebut sudah jelas dan pasti sesuai aturan yang berlaku. Bilamana ada kegiatan sosial, polisi wajib hadir untuk melakukan pengamanan.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Agus Triatmadja saat dikonfirmasi menegaskan video tersebut memang terjadi.
Namun, konteksnya sama sekali tak terkait Pilpres 2019.
“Sebenarnya video tersebut adalah kegiatan pembagian zakat kepada fakir miskin dan buruh oleh Presiden RI pada bulan Ramadhan tahun 2017,” kata Agus, Kamis (4/4).
Agus menegaskan, polisi tetap netral di Pilpres 2019. Sehingga ia sangat menyayangkan ada yang menyebut tindakan polisi tidak netral hanya berdasarkan video yang disalahgunakan.
Sehingga Polisi memastikan mengusut dan mencari pengunggah video tersebut.
Referensi :
http://www.rmoljateng.com/read/2019/04/03/18050/Video-Viral-Polisi-Bagikan-Sembako-Dikaitkan-Dengan-Pemilu,-Kapolres-Solo-:-Itu-Hoax-
https://www.youtube.com/watch?v=bfVeapJZ8o0
Serba-Serbi7 hari agoKalender Februari 2026 Lengkap
Serba-Serbi7 hari agoKalender 2026 Pdf Free Download
Nasional7 hari agoBandara Internasional Banyuwangi Perkuat Peran sebagai Bandara Ramah Anak dan Ramah Lingkungan
Serba-Serbi7 hari agoAwal Puasa Ramadhan 1447 H Muhammadiyah Jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Banten7 hari agoJajaran Pengurus Bank Banten RUPS Luar Biasa Tahun 2026
Banten7 hari agoKomisi V DPRD Banten dan Dindik Bahas Program Sekolah Gratis di APBD 2026
Banten7 hari agoBank Banten Kelola Penuh Keuangan BLUD RSUD Balaraja
Bisnis7 hari agoMasuk Indonesia, Haier Siapkan Produk Premium dan Strategi eCommerce Agresif




















