DEN HAAG- Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin mengampanyekan konsep Islam Nusantara di Belanda. Konsep Islam Nusantara tersebut sangat cocok diterapkan di negara-negara kawasan Eropa, sebagai perwujudan Islam yang ramah.
“Dengan maraknya aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam menyebabkan suburnya Islamphobia di kawasan Eropa. Perlu rasanya menyebarluaskan konsep Islam Nusantara yang Rahmatan lil Alamiin sebagai model Islam alternatif bagi masyarakat Eropa,” ujarnya saat berdiskusi dengan Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti A. Wesaka Puja di KBRI Den Haag belum lama ini.
Selain berbincang-bincang tentang Islam Nusantara dan kondisi terkini Eropa, KH Ma’ruf yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini turut diundang menghadiri seminar internasional “Halal Food” dengan tema “Future Challenggers in Halal Paradigm” Toward Integration of Sustainability and Farness in the Consept of Halal Food” di Universitas Wegeningen, tepatnya 23 Agustus 2017.
Tidak hanya itu, KH Ma’ruf juga mengisi tausyiah di Masjid PPME Al Ikhlas Amsterdam, bersilaturahim dengan komunitas Islam di Belanda, dzikir kebangsaan di Masjid PPME Al Hikmah Den Haag, kemudian bersilaturahim dengan komunitas Muslim di Perancis dan Belgia.
Menurut Kantor Berita KBRI Kerajaan Belanda, ikut dalam rombongan antara lain: Wakil Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal MUI DKI Jakarta, KH Zulfa Mustofa. (sm/fid)
Pemerintahan5 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Pemerintahan5 hari agoIdulfitri 1447 H, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah
Techno19 jam agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Techno19 jam agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Hukum19 jam agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang








