DPRD Provinsi Banten melaksanakan rapat paripurna pembukaan masa persidangan Ke-1 tahun sidang 2021-2022 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, pada Sabtu (19/06/21).
Rapat dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten M. Nawa Said Dimyati didampingi oleh H. Fahmi Hakim, SE.
Sebanyak 15 orang anggota DPRD Provinsi Banten hadir secara fisik dalam rapat Paripurna ini dan 29 orang hadir secara virtual.
Dalam sambutannya M. Nawa Said Dimyati menjelaskan bahwa berdasarkan rapat Badan Musyawaray DPRD Provinsi Banten tanggal 25 Maret 2021, rapat paripurna DPRD ini merupakan rapat paripurna pembukaan masa persidangan Ke-1 tahun Sidang 2021-2022.
“Hadirin yang kami hormati, berdasarkan rapat Badan Musyawarah DPRD provinsi Banten yang dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2021, rapat paripurna hari ini merupakan pembukaan masa persidangan ke Satu tahun sidang 2021-2022,” jelasnya,
“Masa persidangan ke-3 Tahun Sidang 2020-2021 sudah ditutup dan sudah dilakukan kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Banten guna menyerap aspirasi di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing, yang mana hasilnya akan disampaikan pada sidang rapat paripurna penyampaian hasil reses yang akan dilaksanakan pada hari Selasa 24 Juni 2021,” tambahnya. (red)
Nasional2 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis2 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis7 hari agoQurban Asyik Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru, Kurban Kini Lebih Mudah
Bisnis2 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Bisnis2 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Pemerintahan2 hari agoSambut Idulfitri 2026, Pilar Saga Ichsan Bersama Kemenhub Lepas Peserta Mudik Gratis dari Terminal Pondok Cabe
Hukum8 jam agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur












