Banten
DPW PKB Banten Gelar Khataman Al-Qur’an 30 Juzz

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten, menggelar hataman Alquran 30 juz untuk keselamatan rakyat dan Bangsa Indonesia yang sedang menghadapi ganasnya Covid-19, Jumat (23/7/2021).
Hal tersebut dilakukan, dalam rangka memperingati hari lahir PKB ke 23 tahun.
Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi mengatakan, selain hataman, para kader PKB juga membaca tawassul untuk pendiri bangsa dan PKB yang dilaksanakan di Kantor DPW PKB Banten, di Jalan Ki Ajurum, Cipocok, Kota Serang.
Kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka Harlah PKB dan di pandu langsung oleh DPP PKB, secara zoom serentak se Indonesia.
“Acara yang dilaksanakan di DPW PKB terbatas, dengan menggunakan protokol kesehatan,” ungkap Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi, Jumat (23/7/2021).
Rangkaian harlah 23 tahun tersebut, kata dia, antara lain mendengarkan Pidato Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar, tausiah KH.Said Aqil Siradj dan doa Kh.Dimyati Rois Ketua Dewan Syuro PKB.
“Ini sebagai wujud syukur partai PKB yang berusia 23 tahun, PKB saat ini partai dengan tren partai modern terbuka menjaga kebinekaan, rakyat makin cinta dan sayang pada PKB,” ungkap Fauzi. (red)
Pemerintahan6 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif6 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya
























