Hukum
Dua Spesialis Pembobol Mesin ATM di Serpong Dibekuk

Dua pelaku pengganjal ATM di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diringkus polisi. Masing-masing berinisial HA (38), dan TO (20), keduanya sudah puluhan kali beraksi di sekitar Serpong.
“Sudah lebih dari 30 orang pengguna ATM yang mereka tipu dan kuras uangnya. Mereka sudah meraup puluhan juta rupiah,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya di Tangerang, Kamis (13/11/2014).
Keduanya dibekuk di kawasan Serpong. Petugas terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah kaki pelaku karena berusaha melawan dan melarikan diri saat hendak ditangkap.
“Mereka biasa beraksi di pusat perbelanjaan,” katanya.
Irfing menambahkan, pelaku juga beraksi pada siang hari untuk menghindari kecurigaan dari nasabah maupun pengunjung mal lainnya.
“Jadi mereka membaur supaya tidak dicurigai mau menipu dan mencuri,” ujarnya.
Keduanya bisa tertangkap setelah ada korban melapor ke polisi bahwa uang di rekeningnya habis terkuras di sebuah mal.
“Kami selidiki CCTV-nya, dan mendapati kedua tersangka tertangkap sedang mengganjal mesin ATM dengan korek api. Berangkat dari penemuan itu, kami segera bergerak dan menangkap pelaku,” katanya.
Dia menjelaskan, sebagian uang dari ATM mereka kuras, kemudian menyerahkannya ke seseorang berinisial A.
“Menurut keduanya, uang yang mereka serahkan kepada A biasanya berjumlah puluhan juta, tergantung saldo ATM. Kalau isi ATM nya tidak besar, mereka tarik cash. Tapi kalau ada puluhan juta rupiah, langsung mereka transfer ke A,” jelas Kombes Pol Irfing Jaya.
Belum diketahui secara pasti apa peran A dalam aksi pembobolan ATM ini. Yang jelas, kata Irfing, baik kedua tersangka maupun A merupakan bagian dari sebuah sindikat besar pembobolan ATM. “Modus yang mereka lakukan sangat rapi dan teratur,” katanya.
Menurut Irfing, rekening yang dimiliki oleh A lebih dari satu. Jadi setelah terima transfer uang curian, rekeningnya langsung ditutup, dan buka rekening baru lagi supaya susah dilacak. “Kami masih kembangkan lebih lanjut,” tukasnya. (pm/kt)
Sport4 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Bisnis7 hari agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Bisnis7 hari agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis7 hari agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah
Sport4 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026
Techno7 hari agoKolaborasi dengan NVIDIA, Indosat Hadirkan AI hingga Pelosok Indonesia
Sport4 hari agoHasil Moto3 Amerika 2026 Guido Pini Juara, Veda Ega Pratama Gagal Finis
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat






















