Techno
FiberStar Salurkan Bantuan Sembako dan Akses Layanan Internet Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatera

FiberStar, perusahaan penyedia infrastruktur digital berbasis serat optic, berempati terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatera. Rasa empati tersebut dilaborasikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menyalurkan paket sembako ke sejumlah titik pengungsian serta menghadirkan layanan internet di area terdampak untuk mendukung akses komunikasi.
Untuk bantuan logistik, FiberStar menyiapkan paket kebutuhan dasar yang diperuntukkan bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal serta mengalami kesulitan akses pangan akibat kerusakan infrastruktur pasca bencana.
Sementara untuk layanan internet, dilakukan pemasangan akses internet Starlink yang difokuskan pada area terdampak yang membutuhkan dukungan komunikasi cepat untuk koordinasi posko, relawan, dan aparat setempat.
FiberStar juga telah menyiapkan tambahan titik instalasi internet yang akan dipasang secara bertahap.
Customer Service Assurance Division Head FiberStar, Wisnu Wardhana, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan akses internet yang dapat langsung digunakan oleh tim lapangan dan warga.
“Komunikasi yang lancar memungkinkan distribusi bantuan menjadi lebih tepat sasaran,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis (4/12).
Langkah ini, menurutnya, bukan hanya respon terhadap bencana, tetapi juga merupakan bagian dari strategi besar FiberStar dalam membuka jalan bagi akselerasi digital di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Dia mengakui, wilayah 3T menghadapi hambatan infrastruktur yang berbeda dari kawasan urban. FiberStar hadir untuk menjembatani kesenjangan digital ini dengan menghadirkan solusi hybrid, menggabungkan infrastruktur terrestrial FiberStar dengan teknologi satelit.
“Dengan dukungan Starlink, konektivitas di daerah terpencil kini bisa hadir jauh lebih cepat tanpa menunggu pembangunan jaringan yang kompleks,” ungkap Wisnu.
Di banyak desa 3T, akses internet berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses layanan kesehatan, membuka peluang ekonomi digital, serta memperkuat sistem administrasi desa.
Ke depan, FiberStar berencana memperluas program akselerasi digital di wilayah 3T sebagai bagian dari roadmap perusahaan, mulai dari pembukaan titik layanan baru, penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, hingga program literasi digital bagi warga dan pelaku usaha lokal agar konektivitas benar-benar memberikan dampak.
Pihaknya percaya bahwa transformasi digital yang merata adalah kunci untuk memperkecil kesenjangan antara pusat dan daerah.
“FiberStar akan terus berupaya memastikan bahwa setiap masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah 3T, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses dunia digital dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” tandas Wisnu.
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu ago379 Masjid dan 376 Musala di Tangsel Terhubung Internet Gratis, Diskominfo Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Pemerintahan4 minggu agoPagar Alam Studi Tiru ke Tangsel, Pilar Saga Ichsan Paparkan Inovasi Digital dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
Bisnis2 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan4 minggu agoHadapi Era AI, Benyamin Davnie: Pemkot Tangsel Siapkan ASN yang Adaptif dan Kompetitif

























