Hukum
Hakim Bacakan Vonis Hercules Siang Ini

Kabartangsel.com- Sidang Kasus perkara kekerasan dan penguasaan lahan PT Nila Alam yang terletak di kalideres , Jakarta Barat dengan terdakwa Hercules Rosario Marshal alias Hercules telah masuk bagian akhir. Majelis Hakim Pengadilan Negeri(PN) Jakarta Barat akan membacakan vonis atas terdakwa Hercules, yang dijadwalkan hari ini, Rabu (27/3) siang.
“Betul, hari ini agendanya adalah pembacaan vonis oleh hakim. Dijadwalkan siang ini,” ungkap Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edy Subhan saat dikonfirmasi terkait sidang Hercules, Rabu (27/3).
Seperti diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutannya kepada terdakwa Hercules Rosario Marshal dengan tiga tahun kurungan penjara. Dalam keterangannya, Jaksa menilai, terdakwa melanggar Pasal 170 ayat 1 KUHP junto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP, sebagaimana yang tertuang di dalam dakwaan pertama.
“Menuntut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menyatakan Hercules Rosario Marshal terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana. Dan menjatuhkan pidana 3 tahun dipotong masa penahanan sementara yang telah dijalani terdakwa,” papar Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan beberapa waktu lalu. (Gtg-03).
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD






























