Direktur Forum Literasi Demokrasi Tangerang Selatan Erwin Simbolon menilai diskusi yang dilakukan CNN Indonesia dengan menghadirkan tiga Calon Walikota Tangerang Selatan, yakni Siti Nur Azizah, Muhamad, dan Benyamin Davnie tak berlangsung dinamis.
Musababnya, tak semua calon walikota dinilai Erwin menguasai pokok persoalan dan perkembangan terkini yang terjadi di Tangsel. “Yang saya lihat, diskusinya cukup dinamis tapi memang Benyamin Davnie yang terlihat paling menonjol dan menguasai materi. Ben tahu betul apa yang terjadi di Tangsel, sejarahnya, bagaimana penanganannya, ada tindak lanjutnya,” kata Erwin saat dimintai pendapat, Jumat (23/10) malam.
Selain itu, gagasan penataan dan pembangunan Tangsel ke depan yang ditawarkan Azizah dan Muhamad belum mencerminkan ide baru. Terkait penanganan dampak pandemi Covid-19, misalnya, Azizah dan Muhamad dinilai sekadar mengadopsi program yang dibuat pemerintah pusat.
Sementara Benyamin memberikan gagasan baru dengan menawarkan program kampung membangun. Dalam program tersebut, Benyamin yang menjabat sebagai Wakil Walikota Tangsel selama dua periode menerapkan konsep penanganan yang terintegrasi.
Itu karena program kampung membangun mengintegrasikan sejumlah sektor dan kebutuhan dasar di masyarakat. “Dalam program kampung membangun, Benyamin mengatakan akan ada intervensi dari pemerintah kota untuk memfasilitasi kemunculan sentra-sentra ekonomi kreatif baru di setiap kecamatan. Ini dengan sendirinya akan menciptakan lapangan pekerjaan baru,” kata Erwin.
Sementara mengenai pelayanan kesehatan untuk mencegah dampak pandemi Covid-19, termasuk kebutuhan ambulans, jawaban Benyamin juga diapresiasi Erwin. Benyamin mengatakan ambulans merupakan sarana, terpenting justru ketersediaan fasilitas kesehatannya di setiap kelurahan, merupakan jawaban yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Percuma ada ambulance tapi jauh rumah sakitnya. Justru Ben mengaku mendekatkan sarana pelayanan kesehatannya ke warga kota. Pemkot membangun puskesmas di semua kelurahan, dan itu akan dirampungkan agar terisi semuanya.
Seperti diketahui, dalam 10 tahun terakhir, Tangsel di bawah kepemimpinan Airin Rachmi Diany dan Benyamin sudah membangun 33 puskesmas di 33 kelurahan dan akan diteruskan sampai di 54 kelurahan. Airin Benyamin juga sudah membangun RSUD dan sedang menambah dua lagi RSUD yang nantinya akan terisi di tiap kecamatan ada satu RSUD. “Komitmen Benyamin untuk meningkatkan pencapaian tersebut juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutur Erwin.
Dalam beberapa kesempatan kampanye tatap muka juga daring, Benyamin yang berpasangan dengan Pilar Saga Ichsan berkomitmen untuk menyediakan rumah sakit tipe C di setiap kecamatan. Erwin menilai ide, gagasan, juga program yang ditawarkan Benyamin terlihat lebih riil dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Saya melihat ide, gagasan, juga program kerja yang ditawarkan Benyamin dan Pilar lebih realistis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Erwin. (red/fid)
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Sport4 minggu agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026













