Kabartangsel.com – Dunia balap, khususnya drag bike di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bisa jadi potensi penghasil pendapatan asli daerah (PAD). Hanya saja, ini berlaku jika kota yang dipimpin oleh Walikota Airin Rachmi Diany ini memiliki sirkuit permanen.
“Kalau memang Pemkot Tangsel mau terlibat dalam pengembangan dunia balap, sektor ini bisa dijadikan sebagai potensi PAD,” kata Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tangsel, Bahrudin.
Selama ini, Bahrudin mengatakan bahwa panitia pelaksana Kejuaraan Daerah (Kejurda) Banten Drag Bike selalu menyewa ke pihak pemilik lahan yang dijadikan untuk sirkuit. Untuk latihan pun, harus menyewa sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor.
“Kita sekali sewa aja bisa Rp80 juta untuk dua hari. Belum lagi ada pemasukan dari sektor lainnya, seperti tiket ataupun parkir. Ini tentu bisa menjadi pendapatan untuk daerah,” ujarnya.
Baca juga: IMI Tangsel Harapkan Pemkot Bangun Sirkuit
Maka itu, ia berharap agar Pemkot Tangsel bersedia membantu pengembangan dunia balap di wilayahnya. Salah satunya, dengan memfasilitasi sirkuit permanen.
“Paling tidak penyediaan lahan. Kita sudah melihat potensi lahan yang ada di wilayah Kecamatan Setu, di sisi Sungai Cisadane. Ini potensi, hanya saja memang milik pengairan (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane),” kata pimpinan Bodisa Motor Sport (BMS) ini.(one)
Banten7 hari agoDukung Gerakan ASRI, Bank Banten Gelar Jumsih di Seluruh Kantor Cabang
Bisnis7 hari agoRamadan 2026, Royco dan Masjid Istiqlal Lanjutkan Kolaborasi
Bisnis7 hari agoPia Cap Mangkok Hadirkan Varian Pistachio Kunafa Spesial di Bulan Ramadan
Banten7 hari agoBank Banten Terus Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas
Banten7 hari agoBank Banten Sabet Ekbispar Award 2026
Kampus6 hari agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Alumni sebagai Kekuatan Intelektual
Banten7 hari agoBank Banten Dukung Program Tarjung
Pemerintahan6 hari agoDWP Bersama DLH Tangsel Berbagi Bersama Penyapu Jalanan














