Tangsel
Januari Hingga Juni 2014, 39 PSK di Tangsel Terjangkit HIV/AIDS

39 Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinyatakan terinveksi penyakit berbahaya HIV/AIDS. Jumlah tersebut meningkat drastis dari tahun sebelumnya.
“Di Tahun 2013, kami kirimkan 90 PSK ke panti sosial dan tiga orang diantaranya terjangkit HIV/AIDS. Sementara dari Januari 2014 hingga pertengahan tahun ini, 39 PSK kami amankan karena terjangkit HIV/AIDS,” kata Hadiana, Kasie Rehabilitasi Tuna Sosial dan Korban Penyalahgunaan Napza Dinsosnakertrans Kota Tangsel, Sabtu (21/6/2014).
Jumlah itu meningkat kata Hadiana seiring pesatnya pertumbuhan lokasi hiburan-hiburan malam di Kota Tangsel.
Hadiana mengaku khawatir jumlah tersebut kedepannya terus bertambah seiring dengan menjamurnya tempat hiburan malam di Kota Tangsel. Pasalnya, tempat hiburan merupakan salah satu lokasi penyebaran virus HIV/AIDS.
Ditanya bagaimana pihak dinas menangani PSK yang terindikasi HIV/AIDS ini, Pemkot mengaku bekerjasama dengan Kementrian Sosial.
“Soal penanganan yang sudah terkena HIV/AIDS kami kerjasama dengan Kementrian Sosial RI dan mengirim pengidap HIV/ AIDS ke Rumah Sakit Perlindungan Sosial Khusus Orang-Orang Penyandang HIV/AIDS,” ucapnya. (ads/oz/kt)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden























