Lifestyle
Kabar Baik, Jamur Ternyata Berpotensi untuk Mengendalikan Gula Darah

Jamur adalah sumber makanan yang kaya akan protein, serat, vitamin, dan mineral yang sudah tidak diragukan lagi khasiatnya. Apalagi jamur rendah kalori sehingga sangat aman untuk orang yang sedang menjaga berat badan. Bukan hanya itu saja keunggulan jamur, bahkan suatu penelitian katanya menemukan bahwa jamur memiliki efek yang sangat baik untuk mengendalikan kadar gula darah. Apa betul jamur bisa bantu mengendalikan gula darah?
Sebuah studi baru melihat ternyata makan jamur kancing putih dapat memengaruhi kadar gula darah. Jamur kancing dianggap sangat tepat untuk mengendalikan gula darah orang dengan diabetes dan penyakit metabolisme lainnya yang membutuhkan keseimbangan gula darah. Kenapa bisa begitu, ya?
Jamur kancing bisa membantu mengelola gula darah
Penelitian yang dilakukan di Pennsylvania State University, Amerika Serikat telah mempelajari efek jamur pada tikus. Dalam penelitian tersebut, para ahli menyelidiki efek jamur kancing (Agaricus bosporus) sebagai prebiotik di dalam tubuh.
Prebiotik adalah zat yang mendukung aktivitas mikroorganisme asli dalam usus yang disebut mikrobioma. Dengan adanya prebiotik, mikroorganisme baik yang dibutuhkan usus dapat bekerja lebih optimal.
Ternyata, sebagai prebiotik dalam usus, jamur kancing pada akhirnya bisa memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengendalikan kadar gula darah. Jamur kancing memang tidak memberikan efek secara langsung, tetapi ini sangat penting.
Jamur kancing putih dalam usus memicu reaksi mikroorganisme untuk membentuk mikrobioma Prevetolla yang lebih banyak. Inilah yang pada akhirnya memengaruhi kerja tubuh dalam mengelola kadar gula darah.
Mekipun begitu, penelitian ini masih dilakukan terhadap tikus, bukan manusia. Untuk itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hasilnya pada gula darah manusia.
Bagaimana mikroorganisme usus bisa memengaruhi kadar gula darah?

Peneliti menemukan bahwa jamur kancing putih ternyata dapat memengaruhi kondisi mikroba di usus.
Penelitian pada kelompok tikus yang memiliki mikroorganisme asli dalam ususnya dan secara teratur diberikan 85 gram jamur sehari bisa memicu produksi mikroorganisme tertentu, salah satunya jenis Prevotella. Keberadaan Prevotella ini meningkatkan produksi zat propionate dan succinate di dalam tubuh.
Peningkatan propionate dan succinate inilah yang bisa memengaruhi beberapa gen tertentu yang terlibat dalam produksi glukosa. Nah, keterlibatan propionate dan succionate dalam pengaturan produksi glukosa inilah yang diketahui bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk menjaga kadar gula darah.
Peneliti menemukan bahwa kondisi saluran pencernaan tikus yang diberikan jamur ini berbeda dengan yang tidak. Ini pun berlaku pada kondisi hati dan serum darahnya.
Maka itu, jamur kancing putih dianggap sangat baik untuk para diabetesi atau kondisi apa pun yang bisa menjaga kadar gula darah.
Jamur kaya serat yang juga bisa mengendalikan gula darah

Selain sebagai prebiotik yang bisa ikut mengatur kadar gula darah, jamur memang sudah memiliki banyak manfaat.
Dengan kandungan karbohidratnya yang sangat rendah, jamur tidak mengakibatkan lonjakan gula darah. Jamur bahkan mengandung banyak kalium untuk membantu mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.
Yang tidak kalah penting, jamur juga mengandung serat yang sangat tinggi. Serat tinggi inilah yang dibutuhkan untuk mengatur gula darah. Serat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah, dan juga membuat tubuh lebih cepat kenyang sehingga bisa mencegah berat badan berlebih.
Maka itu, para diabetesi atau orang yang pradiabetes diwajibkan untuk konsumsi makanan tinggi serat seperti jamur ini.
Kabartangsel.com
Sport4 hari agoVeda Ega Pratama Crash di Moto3 GP Amerika 2026
Sport4 hari agoGagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 GP Amerika 2026
Sport4 hari agoHasil Moto3 Amerika 2026 Guido Pini Juara, Veda Ega Pratama Gagal Finis
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Kampus6 hari agoUIN Jakarta Tembus Peringkat 29 Dunia di QS World University Rankings by Subject 2026
Otomotif4 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Bisnis4 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF
Pemerintahan3 hari agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel



























