Kelurahan Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) bakal memperketat pengawasan wilayah. Ini berkaitan dengan hebohnya kasus oknum berpakaian ojek online (ojol) yang meminta ginjal kepada salah seorang murid SDN Bambu Apus 2.
Lurah Bambu Apus, Subur mengatakan pihak kelurahan bakal terus koordinasi dengan Binmas setempat untuk memperketat pengawasan wilayah. Ia juga mengajak masyarakat terlibat aktif menjaga wilayahnya.
“Saya berharap para ibu untuk menjaga anaknya. Jangan hanya mengantar tanpa menjemput. Adanya penyuluhan ini juga saya berharap agar anak-anak juga harus berani,” katanya dalam penyuluhan kepada murid SDN Bambu Apus 02, Selasa (12/11/2019) pagi.
Diketahui, selain kasus meminta ginjal terhadap DA (9) Jumat (8/11/2019) usai pulang sekolah lalu, ada sejumlah kejadian janggal yang menimpa sejumlah murid SDN Bambu Apus 02. Antara lain, seperti ajakan untuk ikut membeli roti oleh orang tak dikenal serta ajakan menjemput dengan alasan orangtua sakit kepada orang yang tidak dikenal. (nlr/plp)
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November
Banten5 hari agoUntirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap
Nasional5 hari agoKonser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran
Nasional4 hari agoMA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah
Hukum4 hari agoKoalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit
Sport3 hari agoHasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran
Sport3 hari agoHasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick














