Kelurahan Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) bakal memperketat pengawasan wilayah. Ini berkaitan dengan hebohnya kasus oknum berpakaian ojek online (ojol) yang meminta ginjal kepada salah seorang murid SDN Bambu Apus 2.
Lurah Bambu Apus, Subur mengatakan pihak kelurahan bakal terus koordinasi dengan Binmas setempat untuk memperketat pengawasan wilayah. Ia juga mengajak masyarakat terlibat aktif menjaga wilayahnya.
“Saya berharap para ibu untuk menjaga anaknya. Jangan hanya mengantar tanpa menjemput. Adanya penyuluhan ini juga saya berharap agar anak-anak juga harus berani,” katanya dalam penyuluhan kepada murid SDN Bambu Apus 02, Selasa (12/11/2019) pagi.
Diketahui, selain kasus meminta ginjal terhadap DA (9) Jumat (8/11/2019) usai pulang sekolah lalu, ada sejumlah kejadian janggal yang menimpa sejumlah murid SDN Bambu Apus 02. Antara lain, seperti ajakan untuk ikut membeli roti oleh orang tak dikenal serta ajakan menjemput dengan alasan orangtua sakit kepada orang yang tidak dikenal. (nlr/plp)
Internasional7 hari agoCloudMile Borong Empat Penghargaan di Google Cloud Next 2026, Perkuat Ekspansi AI dan Cloud di Indonesia
Pemerintahan7 hari agoWali Kota Benyamin Davnie Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangsel
Bisnis7 hari agoKolaborasi WINGS for UNICEF–Hers Protex Gelar Edukasi Menstruasi Remaja Putri di Sekolah
Nasional6 hari agoKementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Pemerintahan6 hari agoGebyar Lansia Tangsel: Benyamin Davnie Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif
Pemerintahan6 hari agoPemilih Pemula Diproyeksikan Dominasi Pemilu 2029, Pemkot dan KPU Tangsel Perkuat Demokrasi Lewat Sekolah Jawara
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta














