Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, keluarga memiliki peran strategis dalam melindungi generasi bangsa dari penyalahgunaan Narkoba Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza).
“Menyelamatkan generasi bangsa menjadi tugas bersama dan bisa dimulai dari lingkungan keluarga, ” ujar Mensos di Pondok Pesantren Almanshuriyah Ta’limushibyan, Desa Bonder, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/6/2016).
Lingkungan keluarga, kata Mensos, perlu diperjelas bahwa tugas mewujudkan generasi yang bebas penyalahgunaan Napza tidak hanya para ibu, melainkan juga tugas dari para ayah.
“Para ibu sudah disibukkan dengan urusan rumah tangga. Nah, peran para ayah bisa dioptimalkan mendidik dan menyiapkan generasi bangsa agar terbebas dari penyalahgunaan Napza, ” ucapnya.
Selain napza, konten pornografi dan pornoaksi, serta minuman keras (miras) tidak kalah ganas dan merusak generasi bangsa. Sehingga, perlu ikhtiar serius untuk menyelamatkan agar mereka sehat dan selamat.
“Tiga perusak yang sudah menjadi satu paket, yaitu napza, pornografi dan miras. Itulah hasil survei dan kajian yang menyatakan ketiganya bisa jadi pemicu berbagai tindak kejahatan, ” tandasnya. (rls/fid)
Pemerintahan6 hari agoTagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Bapenda Tangsel Beri Penjelasan
Bisnis2 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis2 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten2 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis2 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional2 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis2 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis2 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda








