Bisnis
Kemkominfo dan Siber Kreasi Edukasi Makin Cakap Digital

Kemkominfo dan Siber Kreasi menggelar program edukasi “Makin Cakap Digital” tentang Bentuk-Bentuk Ujaran Kebencian. Digelar dalam format webinar (virtual) pada Juni lalu, Kemkominfo mengajak masyarakat untuk memahami bentuk-bentuk dari ujaran kebencian.
Pada kesempatan ini, dihadirkan sejumlah pembicara, antara lain Fianda Juliantoro selaku Digital Marketing Expert Konsultan Pendamping UMKM, Asti Dwi selaku Dekan di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Putra Indonesia, Komang Aryasa selaku Key Opinion Leader, dan Muhammad Sayyid Ridho selaku Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, yang bertindak sebagai moderator.
Ujaran kebencian merupakan ungkapan atau ekspresi yang menganjurkan ajakan untuk mendiskreditkan, menyakiti seseorang atau sekelompok orang, dengan tujuan membangkitkan permusuhan, kekerasan, dan diskriminasi kepada orang atau kelompok tersebut.
Dituturkan Fianda Juliantoro, Digital Marketing Expert Konsultan Pendamping UMKM, “Bentuk-bentuk ujaran kebencian itu beragam, mulai dari penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi, menghasut, dan penyebaran berita bohong. Tahapan ujaran kebencian juga sangat terstruktur dan rapi.”
Dia menambahkan, dampak ujaran kebencian sangat berpengaruh bagi korban, seperti diskriminasi lingkungan, keinginan bunuh diri dari korban, kekerasan fisik, konflik sosial, rasa malu menghadapi kehidupan sosial, dan kehilangan nama baik dan reputasi.
Begitu juga dengan pelaku, lanjutnya, dia akan terkena UU ITE yang bunyinya “Setiap orang dilarang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA)”.
Dengan adanya webinar kali ini, diharapkan bagi masyarakat mengetahui bentuk-bentuk ujaran kebencian dan etika pada ruang digital. Etika digital ditawarkan sebagai pedoman menggunakan berbagai platform digital secara sadar, tanggung jawab, berintegritas, dan menjunjung nilai-nilai kebajikan antar insan dalam menghadirkan diri, kemudian berinteraksi, berpartisipasi, bertransaksi, dan berkolaborasi dengan menggunakan media digital.
(rls/MC)
Nasional5 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis5 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Pemerintahan18 jam agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Bisnis5 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Bisnis5 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Jabodetabek4 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara
Hukum3 hari agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur













